kabareskrim-baru-ditunjuk-setelah-kapolri-dilantik
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Usai disetujuinya Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri baru, sosok suksesor Sigit sebagai Kabareskrim Polri masih menjadi misteri. Polri menyebut jika penunjukan Kabareskrim baru menunggu pelantikan Sigit sebagai Kapolri.
"Kapolri dilantik dulu (baru memilih Kabareskrim)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Sabtu (23/1).
Kendati demikian, Argo belum bisa memastikan waktu pelantikan Sigit sebagai Kapolri. Pasalnya, pelantikan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Sehingga jadwal akan ditentukan oleh pihak Istana.
"Istana yang punya agenda," kata mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.
Sebelumnya, Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Pol Listyo Sigit untuk bisa menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Pol Idham Azis yang sudah memasuki masa pensiun. Keputusan itu secara resmi dibacakan Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni.
"Komisi III menyadari dan memahami bahwa kecakapan integritas dan kompetensi calon Kapolri merupakan prasyarat multak untuk menjadi Kapolri. Atas dasar itu Komisi III DPR menyetujui untuk mengangkat Kapolri yang diusulkan Presiden RI," ujar Sahroni saat membacakan hasil dari uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test terhadap Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam sidang paripurna DPR, Kamis (21/1).
Politisi Partai Nasdem ini berharap, Listyo Sigit Prabowo bisa sungguh-sungguh dalam meningkatkan citra Polri sebagai alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…