Categories: Nasional

Pelayanan Disdukcapil Diklaim Membaik

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  (Disdukcapil) Kabupaten Kampar hampir sepanjang 2018 selalu dipermasalahkan masyarakat. Bahwa pada awal tahun lalu, Disdukcapil dipanggil khusus oleh DPRD Kampar untuk rapat dengar pendapat (RDP) terkait pelayanan yang dianggap bermasalah.

Namun pada awal pekan ini, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto mengklaim pelayanan di kantor urusan pencatatan sipil itu sudah membaik.

Hal itu disampaikan Catur saat melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Kampar yang berada di Jalan Abdul Rahman Saleh, Kota Bangkinang. Inspeksi itu sendiri sempat membuat heboh salah satu kantor layanan paling sibuk di Kabupaten Kampar tersebut.

"Saya melaksanakan sidak ini untuk melihat langsung pelayanan di Disdukcapil dan menindaklanjuti informasi yang saya terima dari masyarakat. Selama ini memang ada keluhan, tapi sudah ada banyak perbaikan. Ini diharapkan juga dapat meningkat pelayanan di sini," sebut Catur.

Saat inspeksi itu, Catur mempersilahkan para petugas tetap melayani masyarakat dan menghiraukan dirinya yang sedang melihat langsung kondisi pelayanan. Saat ini Kepala Disdukcapil Kampar Muslim sedang berada di kantornya, langsung menyambut Bupati. Ruangan Muslim menjadi yang pertama diperiksa Bupati. Bupati juga melangkah lebih jauh ke dalam kantor yang cukup sempit itu. Mulai dari bagian pelayanan akta, kartu keluarga, ruang pencetakan KTP-el hingga ruangan perekaman.

Terpisah, Muslim menyebutkan, memang banyak keluhan saat dirinya pertama kali penjabat sebagai Kepala Disdukcapil Kampar akhir tahun lalu.

Namun sejak saat itu, Pemkab Kampar memberikan perhatian lebih. Hingga ada sejumlah perbaikan, terutama dalam hal meningkatkan kenyamanan di ruang tunggu hingga penambahan jumlah pegawai yang melayani sejak pintu masuk. Terkait lambatnya penyelesaian KTP-el ataupun KK, menurut Muslim hal itu hanya karena blangko yang lagi kosong.(end)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi, Balita Tenggelam di Kuansing Belum Ditemukan

Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…

15 jam ago

Tak Mau Sampah Menumpuk, Wali Kota Pekanbaru Terapkan Komposter

ASN Pekanbaru diwajibkan punya komposter di rumah. Kebijakan ini jadi langkah awal Pemko mengurangi sampah…

15 jam ago

Banyak Tak Berizin, Kabel Fiber Optik di Pekanbaru Siap Ditata Ulang

Kabel semrawut di Pekanbaru jadi sorotan. Banyak provider belum berizin, Pemko siapkan aturan tegas demi…

15 jam ago

Siak Lakukan Efisiensi Besar, Tapi PPPK Tetap Dipertahankan

Bupati Siak pastikan PPPK tidak dirumahkan meski anggaran tertekan. Pemkab fokus efisiensi dan dorong ekonomi…

16 jam ago

Pacu Sampan Kampar 2026 Meriah, 25 Tim Ramaikan Sungai Kampar

Pacu sampan Kampar 2026 diikuti 25 tim. Selain melestarikan budaya, ajang ini juga menjadi daya…

16 jam ago

Belasan Pasien Terlantar di RSUD Bengkalis, Jadwal JKN Tak Sinkron

Belasan pasien gagal berobat di RSUD Bengkalis karena poli tutup saat libur nasional, meski aplikasi…

1 hari ago