Sebagian penumpang pesawat memilih menunggu di luar terminal dikarenakan ruang tunggu keberangkatan dipadati penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru, Ahad (22/9/2019). (DEFIZAL/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau membeludak, Ahad (22/9/2019). Asap pekat mempersingkat jarak pandang sehingga mengganggu penerbangan. Penumpang pun harus menunggu berjam-jam. Akibatnya, ruang tunggu penuh, bahkan sampai ada yang lesehan di parkir, halte bagian luar bandara.
Bencana asap tampaknya mulai mengkhawatirkan. Ya, di Provinsi Riau selain kualitas udara berbahaya bagi makhluk hidup, jarak pandang rata-rata di beberapa daerah hanya ratusan meter.
Pantauan Riau Pos di Bandara SSK II, penumpang harus menunggu sejak pagi. Namun kepastian penerbangan belum kunjung diterima hingga sore. Delay dikabarkan menjadi penyebab karena pekatnya asap.
Salah seorang penumpang pesawat Garuda tujuan Jakarta, Rino (32), harus menunggu di luar dikarenakan ruang tunggu yang penuh.
"Berangkat jam seharusnya jam 1, tapi harus menunggu lagi, jam setengah tiga ini kata mereka (pihak maskapai akan diterbangkan, red),” keluhnya.
Sementara itu pihak bandara SSK II Pekanbaru yang coba dikonfirmasi di lokasi, melalui OIC yang bertugas menyebut tidak bisa memberikan penjelasan. “Silahkan langsung ke GM,” ujarnya singkat.
Laporan: Defizal dan Eka G Putra (Pekanbaru)
Editor: Firman Agus
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…
Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…
Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…
RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…