social-distancing
(RIAUPOS.CO) — Di balik imbauan pemerintah untuk melakukan social distancing (pembatasan sosial), beberapa orang yang berprofesi di bidang media, hukum dan kesehatan harus tetap berjibaku dengan pekerjaan mereka. Itulah yang dilakukan Lulu (bukan nama asli) yang bekerja sebagai apoteker di salah satu rumah sakit di Pekanbaru.
Melalui pesan media sosial (medsos) Instagram, Lulu membagikan kisahnya. "Tetap produktif meski social distancing. Doakan kami yang bekerja di rumah sakit sehat selalu. Begitu juga kalian semua," tulisnya pada story.
Sebagai seorang sahabat sejak kuliah, Rinda (bukan nama asli) yang melihat unggahan story pun membalasnya. "Stay save ya Lu. Produktif boleh namun tetap waspada. Nanti kena corona pula," ketiknya sambil pakai emotikon ketawa.
"Alamaak…! Jangan gitu lah. Tapi, terima kasih ya untuk semangatnya," balas Lulu.
Tak berhenti di situ, dua sejoli itu pun membahas pandemik yang semakin menyita perhatian publik. Sebab Rinda pun bekerja di salah satu media online di Pekanbaru.
"Sebagai yang sama-sama tetap bekerja, di saat orang lain libur, kita tetap harus menjaga diri. Lebih rajin beribadah ya," kata Lulu selanjutnya.
Randa pun membenarkan, yang disampaikan karibnya itu. "Benar. Awas kau kudapati setelah 14 hari, nggak rajin salat lagi. Den tokok batubi-tubi (saya pukul bertubi-tubi)," tutur Randa yang emang doyan guyon.
Laporan: Sofiah
Ediotor: Arif
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…