Categories: Nasional

Pasar Kuok Terbakar

KUOK (RIAUPOS.CO) — Pasar Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau mengalami kebakaran hebat Jumat (22/1) subuh tadi. Sebanyak dua blok bangunan yang terdiri dari rumah tinggal, kios dan gudang terbakar. Total ada 41 unit bangunan hangus. Bahkan sebanyak 30 unit di antaranya hampir rata dengan tanah.
    
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 04.55 WIB. Menurut salah seorang saksi mata, Nel, kebakaran bermula dari ledakan besar yang berasal dari salah satu bangunan yang berada di tengah blok bangunan. Blok tersebut berada paling dekat dengan tepi sungai. Dalam sekejap, sejumlah ledakan kecil susulan, yang diduga berasal dari sepeda motor dan gas, membuat api menjalar ke kanan dan kiri bangunan.
    
"Saya sedang menanti subuh, kebetulan jaga kedai yang buka 24 jam. Saya mendengar ada suara ledakan besar, saya bergegas keluar. Waktu itu saya melihat asap hitam membumbung tinggi, saya langsung berteriak minta tolong," sebut Nel ketika ditemui di lokasi bekaran siang tadi.
    
Kebakaran begitu cepat menjalar. Sebelum matahari terlihat di langit, api sudah menjalar ke blok bangunan yang berada di seberangnya. Dua blok bangunan itu sudah hangus terbakar saat matahari mulai muncur dari arah timur. Tidak lama petugas pemadam kebakaran dari Kota Bangkinang tiba. Hal ini hanya mampu mencegah kebakaran menjalar ke ruko paling depan pasar tersebut.
     
Laporan dari BPBD Kampar, akibat kebarakan tersebut belasan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Karena kebanyakan jajaran bangunan pada blok pertama yang terbakar dihuni oleh pedagang pasar maupun pemilik keramba di Pasar Kuok. Kondisi bangunan, yang terbuat dari kayu juga dalam kondisi tidak layak.
     
"Itu yang terbakar kebanyakan adalah bangunan tua yang sudah lapuk, maka memang cepat terbakar. Dari catatan kami saat ini, ada 16 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Untuk sementara ini, kami sudah menyiapkan tenda. Kami sudah siap untuk membangun dapur umum untuk warga yang mengungsi, sekarang menunggu koodinasi dengan pemerintahan desa,'" kata Afrudin Amga, Kepala BPBD Kabupaten Kampar.
     
Amga menyebutkan, dugaan sementara api berasal dari konsleting listrik yang berasal dari salah satu bangunan non permanen di jajaran blok bangunan tersebut. Api dengan cepat menjalar karena kondisi bangunan kayu yang sudah sangat tua. Terkait rencana pemerintah terhadap para korban kebakaran tersebut, Amga menunggu laporan dari pemerintahan desa setempat.

Laporan: Hendrawan (Bangkinang)
Editor: Rinaldi

 

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tragedi Bocah 9 Tahun Meninggal di Jalan Sontang-Duri, Himarohu Riau: Jangan Tunggu Korban Berikutnya

Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…

5 jam ago

Monyet Liar Terus Teror Warga Tembilahan Hilir, 10 Orang Jadi Korban

Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…

6 jam ago

Polres Kuansing Gencarkan Pemberantasan PETI, 48 Rakit Dimusnahkan dalam 7 Hari

Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…

17 jam ago

Indonesia Juara Umum Piala Dunia Woodball 2026, Raih 4 Emas di Malaysia

Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…

21 jam ago

RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam Pertahankan Akreditasi JCI untuk Keempat Kalinya

RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam berhasil mempertahankan akreditasi internasional JCI untuk keempat kalinya, bertepatan…

21 jam ago

Polres Inhu Gerebek Empat Pengedar Narkoba, Satu Tersangka Ternyata ASN

Polres Inhu menangkap empat tersangka pengedar narkoba, termasuk oknum ASN. Polisi menyita sabu 12,94 gram,…

21 jam ago