dian-satro-akui-ingin-fokus-jadi-produser
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – 20 tahun berkarya di panggung film Indonesia, aktris Dian Sastrowardoyo akhirnya memberanikan diri menjadi produser. Lewat film pertamanya bergenre komedi ‘Guru-guru Gokil’, Dian Sastro siap bergerak di belakang layar.
Bagi Dian Sastro, keputusannya untuk menjadi produser bukan tanpa perhitungan. Bermodal pengalaman dan jaringannya, Dian yakin kalau ia bisa mengangkat film yang berkualitas ke layar lebar.
Tapi, dalam film ‘Guru-Guru Gokil’ Dian pun masih tampil di depan layar. Hanya saja diakuinya, peran yang dimainkan Dian tidak besar. Sebab, dia khawatir jika porsinya dalam film ini besar, malah justru akan mengganggu fokusnya sebagai produser.
“Sebenarnya gue enggak mau main awalnya, terus terang saja. Aku mundur ke pemeran pendukung karena aku enggak berani. Gimana aku bisa fokus belajar jadi produser kalau peran aku terlalu besar di film aku,†kata Dian Sastro saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (21/1).
Dalam film ‘Guru- Guru Gokil’ Dian Sastro berperan sebagai Nimala, seorang ibu yang tengah hamil namun harus tetap menjalani karir. Selain Dian, film ini dibintangi Gading Marten, Ibnu Jamil, Asri Welas, Faradina Mufti, Kevin Ardivola, Shakira Jasmine, Boris Bokir dan yang lainnya.
Film arahan sutradara Sammaria Sari Simanjuntak itu bercerita tentang Taat (Gading Marten), seorang yang berambisi untuk sukses mengejar pundi-pundi namun kerap menemui kegagalan dalam karir. Keadaan kemudian memaksa Taat untuk bekerja menjadi guru pengganti di sebuah sekolah. Tak lama setelah itu terjadi insiden yang menimpa para guru. Dari situ, pandangan Taat terhadap uang dan sebuah kesuksesan jadi berubah.
Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.com
Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, pemotor tewas diduga melawan arus usai tabrakan dengan…
HSBL 2026 resmi dimulai di Rengat. Tujuh tim pelajar siap bertanding dalam ajang basket terbesar…
Cuaca ekstrem di Madinah capai 43°C, sejumlah jemaah haji Riau alami gangguan ringan. Gelombang I…
Satpol PP Pekanbaru bongkar puluhan lapak PKL di jalan protokol karena melanggar aturan dan abaikan…
Harga sembako di Pekanbaru naik akibat BBM langka dan cuaca. Warga manfaatkan pasar murah untuk…
Banyak ruas jalan di Kuansing minim marka dan rambu. Dishub akui keterbatasan anggaran, targetkan perbaikan…