ripparda-acuan-pembangunan-pariwisata
ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — Bidang pariwisata, salah satu program yang mendapat perhatian serius dan prioritas bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul). Itu dibuktikan, dengan telah disampaikannnya Ranperda tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Ripparda) Kabupaten Rohul periode 2017-2032 kepada DPRD Rohul, Senin (20/1).
Dengan harapan, setelah dibahas dan mendapatkan persetujuan dari DPRD Rohul, maka Perda Ripparda itu, akan menjadi acuan dokumen perencanaan terhadap pembangunan bidang Pariwisata Rohul untuk 15 tahun ke depan oleh Pemkab Rohul.
"Dengan disetujuinya Perda Ripparda, maka 15 tahun ke depan, sebagai kerangka acuan bagi Pemkab Rohul untuk membangun pariwisata, karena potensi pariwisata yang ada, sebagai masa depan Kabupaten Rohul, sesuai dengan potensi wisata yang ada, sehingga Rohul bisa menjadi daya tarik pariwisata di Indonesia," ungkap Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi mewakili Bupati Rohul H Sukiman kepada wartawan, Senin (20/1), usai menyerahkan tiga Ranperda ke DPRD Rohul.
Diakuinya, Ripparda akan menjadi dokumen terpenting untuk kemajuan pembangunan pariwisata di Rohul. Karena penyelenggaraan kepariwisataan ditujukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, memperluas dan meratakan kesempatan berusaha dan lapangan kerja, mendorong pembangunan daerah, memperkenalkan dan mendayagunakan daya tarik wisata dan destinasi wisata di daerah.
"Ripparda, pedoman utama dalam perencanaan, pengelolaan dan pengendalian pembangunan kepariwisataan yang berisi visi, misi, tujuan, kebijakan, strategi, rencana, dan program yang perlu dilakukan pemangku kepentingan dalam pembangunan kepariwisataan," katanya.(adv)
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…