Wishnutama tiba di komplek Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10). Foto: Ricardo/JPNN.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi mengatakan, Wishnutama Kusubandio merupakan figur anak muda berprestasi yang pantas masuk jajaran Kabinet Kerja Jilid II.
Karenanya, Ari tidak kaget mengetahui pendiri NET Mediatama Televisi itu telah dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10). Wishnutama juga telah menyatakan jika presiden memintanya membantu pemerintahan periode 2019-2024.
"Wishnutama adalah profil anak muda yang terbukti sukses di acara seremonial Asian Games lalu dan tangan dinginnya membawa fenomena bagi industri penyiaran di Tanah Air," ujar Ari kepada JPNN.com, Senin (21/10).
Saat ditanya jabatan yang tepat bagi Tama -panggilan akrab Wishmutama- di Kabinet Kerja Jilid II, Ari menyebut Kepala Badan Ekonomi Kreatif atau menduduki pos baru di Kementerian Digital & Ekonomi Kreatif.
"Saya kira Tama tepat dan sesuai jika didapuk menjadi Kepala Badan Ekonomi Kreatif atau menduduki pos baru di Kementerian Digital & Ekonomi Kreatif," ucap pembimbing disertasi S-3 di pasca sarjana Universitas Padjajaran ini.
Wishnutama merupakan profesional muda kelahiran Jayapura, 4 Mei 1970 lalu. Sebelum mendirikan NET Mediatama, suami Gista Putri ini tercatat lama malang melintang di dunia pertelevisian Indonesia. Mulai dari Indosiar, Trans TV dan Direktur Utama di Trans7.
Selama karirnya di pertelevisian, Wishnutama diketahui melahirkan sejumlah program acara yang menarik perhatian masyarakat. Tidak heran jika kemudian ia mendirikan NET Mediatama dengan tagline televisi masa depan. (gir/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…