Categories: Nasional

Gagal Jadi Wapres, Jokowi Tawari Mahfud MD Menteri

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD membocorkan rencana pelantikan menteri Kabinet Kerja jilid II. Pernyataan itu dilontarkan Mahfud usai dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10).

Kepada awak media, Mahfud MD mengaku diminta untuk menjadi salah satu menteri dalam pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Namun, dia belum mengetahui posisi apa yang akan didudukinya.

“Jadi nanti hari Rabu saya kembali lagi jam 07.00 WIB untuk diperkenalkan, jam 09.00 WIB penyerahan SK, sesudah itu pelantikan,” kata Mahfud usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10).

Mahfud menuturkan, meski belum dipastikan untuk duduk dikursi menteri apa, namun saat berdiskusi dengan Presiden, lebih banyak membicarakan persoalan hukum kepada Presiden. Mengenai terkait pelanggaran HAM serta persoalan hukum lainnya.

“Bapak presiden memperhatikan sungguh-sungguh di bidang penegakkan hukum yang pada tahun terakhir ini agak turun. Sehingga kita diminta bekerja keras untuk benar-benar menegakkan hukum dengan sebaik-baiknya dan penegakkan hukum itu harus dimotori  oleh lembaga eksekutif,” terang Mahfud.

Karena, lanjut Mahfud, lembaga eksekutif itu mempunyai semua perangkat yang diperlukan untuk menegakkan hukum dan itu disediakan oleh negara.

Mahfud juga menyebut, dirinya bersama Jokowi pun turut memperbincangkan soal isu pemberantasan korupsi hingga persoalan deradikalisasi. Hal ini yang diminta Jokowi kepada alumni Univeristas Islam Indonesia (UII) itu.

“Secara substansi sebenarnya tidak ada perbedaan yang tajam, supaya disatukan kembali dalam konsep kebersatuan dalam keberagaman atau keberagaman dalam kebersatuan,” urai Mahfud.

Kendati tidak diberi tahu akan duduk di posisi apa. Namun, Mahfud menyebut, Jokowi telah mengetahui latar belakangnya, jika diminta untuk membantu kinerja pemerintahan dalam lima tahun ke depan.

“Saya kira ya surprise juga, tadi presiden tahu betul latar belakang saya dari waktu ke waktu. Sehingga saya tidak perlu nawar saya ingin apa, beliau tahu yang cocok untuk saya apa. Sehingga saya tidak perlu bertanya, beliau tahu saya tepatnya dimana,” pungkasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

8 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

1 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

1 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago