Peserta Jungle Trek mendaki bukit dari tepian sungai yang terjal. (GOBER FOR RIAU POS)
Ada yang baru di Rimbang Baling. Tidak hanya wisata sungai dan desa, serta budaya masyarakatnya yang luar biasa, tapi Rimbang Baling kini sudah ada jungle trekking yang patut untuk dicoba. Penasaran?
Laporan KUNNI MASROHANTI, Kampar
Wisata lintas alam atau yang dikenal dengan jungle trek di Rimbang Baling, sudah boleh dinikmat wisatawan. Kawasan berstatus Swaka Margasatwa di bawah pengelolaan Balai Besar KSDA Riau ini, semakin mudah untuk dinikmati masyarakat luas.
Bahkan, pekan lalu, Ahad (14/7), BBKSDA Riau di bawah komando Suharyono, menggelar Rimbang Baling Jungle Trek yang diikuti sekitar 250 anak-anak muda di Riau dengan mengusung tema Millenial Love’s Nature. Wisata alam ini dimulai sempena Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2019.
Lintas alam atau jungle trek ini diawali dari Desa Tanjung Belit dengan menggunakan perahu (piaw) menuju Desa Muara Bio dan kembali berakhir di Desa Tanjung Belit. Dari Muara Bio inilah lintas alam dimulai. Jalur yang ditempuh sangat beragam.
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…