Categories: Nasional

Kebijakan Jokowi Larang Mudik Sudah Telat, Ini Kata Demokrat

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Anggota Komisi V DPR Irwan mengatakan, keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang warganya mudik lebaran, sebenarnya sudah terlambat. Pasalnya, saat ini masyarakat sudah keburu mudik ke kampung halamannya.

“Seharusnya Presiden Jokowi sudah dari awal melarang masyarakat untuk mudik. Kalau sekarang, ya terlambat karena keburu Korona sudah menyebar dan sudah masuk kabupaten di kampung-kampung,” ujar Irwan kepada wartawan,Selasa (21/4).

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat ini mengatakan, ‎sudah sedari awal dirinya mengusulkan agar cepat-cepat segera melarang masyarakat mudik. Namun kenapa baru sekarang diputuskannya.

“Ingat Jakarta sebagai epicntrum penyebaran Covid-19 khususnya Pulau Jawa, lalu juga banyak pulau-pulau lain juga banyak positif karena abis berkunjung ke Jakarta jadi harus dilarang mudik udah dari jauh-jauh hari,” katanya.

Dengan adanya pelarang mudik ini, salah satu pekerjaan rumah atau PR terbesar pemerintah untuk menjamin kelangsungan hidup masyarakat termasuk perusahaan transportasi.

“Harus ada skema yang melindungi rakyat yang tidak mudik dan juga harus ada sekma untuk melindungi pelaku usaha transportasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan melarang masyarakat untuk mudik pada Ramadan dan Idul Fitri 2020 ini. Hal ini karena adanya pandemi virus Korona atau Covid-19 di dalam negeri.

‎”Pada rapat hari ini saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang,” ujar Jokowi pada saat memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/4).

Jokowi memaparkan dari informasi survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) didapatkan masyarakat yang bersikeras untuk mudik ada 24 persen. Sehingga angka ini menunjukan di tengah pagebluk Corona ini masyarakat masih ingin mudik.

‎”Disampaikan bahwa yang tidak mudik 68 persen. Yang tetap bersikeras mudik 24 persen. Yang sudah mudik 7 persen. Artinya masih ada angka yang sangat besr yaitu 24 persen,” katanya.

‎Oleh sebab itu, Jokowi memerintahkan jajarannya untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelarangan mudik ini. Sehingga bisa memutus rantai penyebaran virus Corona di tanah air.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Deslina

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

6 menit ago

Menang 38-23 atas Dharma Loka, SMP ICS Pekanbaru Tantang Al Azhar di Semifinal

SMP ICS Pekanbaru sukses mengamankan tiket semifinal Riau Pos-HSBL 2026 usai menundukkan SMP Dharma Loka…

20 menit ago

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Polresta Pekanbaru Bagikan 1.300 Masker N95 ke Pengendara

Satlantas Polresta Pekanbaru membagikan 1.300 masker N95 gratis di Jalan Diponegoro guna meminimalisir risiko ISPA…

36 menit ago

Kapolda Riau dan Ustaz Abdul Somad Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang

Kapolda Riau Herry Heryawan dan Ustaz Abdul Somad meresmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang untuk pendidikan…

49 menit ago

Wako Agung Tegaskan Dukungan untuk PSPS, Bidik Promosi ke Liga 1

Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan dukungan untuk PSPS dan mengajak suporter menjaga sportivitas demi target…

2 jam ago

Pangdam dan Kapolda Kembali ke Inhu, 50 Hektare Karhutla Berhasil Dipadamkan

Pangdam dan Kapolda kembali memantau penanganan Karhutla di Kuala Cenaku Inhu. Dari 150 hektare lahan…

2 jam ago