Categories: Nasional

PPATK akan Telusuri Dana Mencurigakan di ASABRI

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah menerima permintaan untuk menelisik aliran keuangan mencurigakan terkait adanya dugaan korupsi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Indonesia (ASABRI). Namun, PPATK belum bisa membeberkan secara rinci apa saja yang akan didalami.

“Jadi, memang ada permintaan, tapi memang belum selesai untuk kasusnya ASABRI,” kata Ketua PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (21/1).

Kiagus memastikan, pihaknya mendukung proses pemeriksaan yang dilakukan penegak hukum. Di sisi lain, PPATK juga akan membantu menelusuri dugaan korupsi yang terjadi di perusahaan asuransi pensiunan TNI-Polri itu.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menaksir kerugian akibat ASABRI mencapai Rp 16 triliun. Anggota BPK Harry Azhar menyampaikan, setelah terkumpul data itu akan diserahkan ke KPK untuk ditindaklanjuti.

“Iya akan diserahkan ke KPK,” katanya dihubungi JawaPos.com, Rabu (14/1).

Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

8 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

9 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

9 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

10 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

10 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

10 jam ago