Categories: Nasional

PPATK akan Telusuri Dana Mencurigakan di ASABRI

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah menerima permintaan untuk menelisik aliran keuangan mencurigakan terkait adanya dugaan korupsi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Indonesia (ASABRI). Namun, PPATK belum bisa membeberkan secara rinci apa saja yang akan didalami.

“Jadi, memang ada permintaan, tapi memang belum selesai untuk kasusnya ASABRI,” kata Ketua PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (21/1).

Kiagus memastikan, pihaknya mendukung proses pemeriksaan yang dilakukan penegak hukum. Di sisi lain, PPATK juga akan membantu menelusuri dugaan korupsi yang terjadi di perusahaan asuransi pensiunan TNI-Polri itu.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menaksir kerugian akibat ASABRI mencapai Rp 16 triliun. Anggota BPK Harry Azhar menyampaikan, setelah terkumpul data itu akan diserahkan ke KPK untuk ditindaklanjuti.

“Iya akan diserahkan ke KPK,” katanya dihubungi JawaPos.com, Rabu (14/1).

Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago