Categories: Nasional

Tingkatkan Pengawasan Warnet

ROKAN HILIR (RIAUPOS.CO) — OPERASIONAL warung internet (warnet) yang melebih waktu, dikhawatirkan dapat memicu timbulnya keresahan sosial. Tidak tertutup kemungkinan terjadi penyalahgunaan seperti akses materi porno, judi dan lain-lain termasuk timbulnya tindak kejahatan.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais SH, Senin (20/1). Menurut dia, warnet yang buka sampai pagi bisa dijadikan tempat mangkal bagi pelaku kejahatan sebelum beraksi, melakukan pencurian, maupun kejahatan lain.

"Ada yang bukanya sampai larut malam, hal ini harus diwaspadai agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan," ujar kapolsek. Ia menyatakan siap mendukung langkah penertiban oleh instansi terkait, dalam hal ini Satpol PP Rohil.

Sementara itu, Pj Sekda Kabupaten Rohil M Job Kurniawan MSi mengatakan agar hal itu menjadi atensi oleh Satpol PP Rohil.

"Harus segera disikapi. Bagaimana izinnya, waktunya sampai jam berapa, ditempelkan di depan warnet," sebutnya.

Ia menilai tanpa pengawasan baik maka tak tertutup kemungkinan selain terjadi akses negatif, juga dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul untuk melakukan aksi kejahatan dengan memanfaatkan waktu dini hari. Dimana umumnya merupakan waktu istirahat bagi masyarakat.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pacu Jalur Mini 2026 Tuntas, Gadis Manja Sabet Juara I di Tepian Narosa

Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…

11 jam ago

PSPS Pekanbaru Tambah Amunisi Muda, Eks Persebaya Dimas Wicaksono Resmi Bergabung

PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…

11 jam ago

Belasan Tahun Buron, Pelarian Koruptor Retribusi Terminal Barang Dumai Berakhir di Aceh

Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…

12 jam ago

Wali Kota Pekanbaru Tegas, Sekolah Tak Boleh Lagi Tahan Ijazah karena Tunggakan

Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.

13 jam ago

Sengketa Kebun Sawit di Tambusai Utara Memanas, 25 Warga Jadi Korban Penyerangan

Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…

14 jam ago

Puluhan Siswa di Kampar Mendadak Mual dan Muntah Usai Makan Menu MBG

Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…

14 jam ago