Categories: Nasional

Mayat Tergeletak di Jalan

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Puluhan warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di tengah Jalan menuju perkebunan masyarakat, Selasa (19/11). Mayat tersebut tergeletak dengan sebilah parang di atas kepala. Belum diketahui secara pasti apa penyebab kematian korban.

Kondisinya juga cukup memprihatinkan hampir membusuk dan mulai menimbulkan bau tidak sedap.  Mayat itu berjenis kelamin lelaki dan merupakan warga RT 12, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit kapur bernama Sapri.

"Benar,  ada penemuan mayat di Kecamatan Bukit Kapur,  Namun saya belum menerima data lengkap siapa laki-laki tersebut karena sampai saat ini petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Kasubag Humas Polres Dumai Iptu Dedi Novarizal, Selasa (19/11).

Ia mengatakan  petugas Sat Reskim Polres Dumai bersama Polsek Bukit Kapur masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Kami belum dapat memastikan penyebab kematian korban dan saat ini tim dilapangan sedang melakukan pemeriksaan mendalam terkait penemuan jenazah korban tersebut, " ujarnya.

Lurah Kampung  Baru Ns Junaidi Skep mengatakan almarhum diketahui merupakan  warga RT12, Kampung  Baru yang berprofesi sebagai petani 

"Iya benar, warga menemukan sesosok mayat di wilayah RT 11, Jembatan Panjang, Kampung Baru. Namun belum bisa disimpulkan kejadiannya kapan dan terkena apa,  kita tunggu saja hasil identifikasi yang dilakukan pihak berwajib,"  jelasnya.

Ia mengatakan korban  saat ditemukan  warga yang ingin berangkat beraktivitas ke kebun sudah tidak bernyawa dan harta benda seperti sepeda motor  dan handphone masih ada . Hanya saja sebuah golok ada di sekitar mayat.

"Masyarakat jangan berandai-andai dan menganalisa kejadian ini sendirian, tunggu saja hasil dari indentifikasi oleh pihak yang berwajib yang tadi sudah turun ke lapangan," tutupnya.(ade)

Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

17 jam ago

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…

18 jam ago

MUI Ingatkan Warga Jelang Agustusan: Soal Pakaian Karnaval hingga Hadiah Lomba

MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…

18 jam ago

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…

19 jam ago

23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap

Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…

19 jam ago

Karhutla di Inhu Meluas hingga 50 Hektare, Api Mulai Merangsek ke Hutan Primer

Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…

22 jam ago