(RIAUPOS.CO) – Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto didampingi Camat Kampar Utara Jamalis dan Kepala Desa Sungai Tonang Yeni Rahmah, temui langsung menerima bantuan beda rumah anggaran 2020, Senin (19/10) sore. Sebanyak tiga unit rumah dibedah pada tahun ini di desa tersebut. Di sela-sela bincangannya bersama warga, Bupati yang bergelar adat Datuk Rajo Batuah berjanji akan meningkatkan bantuan bedah rumah pada 2021.
Catur Sugeng menyebutkan, pada tahun ini sebenarnya sudah cukup banyak masyarakat Kampar terbantu dari program bedah rumah ini. Pemerintah Kabupaten Kampar saja melalui APBD 2020 ada sebanyak 340 unit. Lalu dari Pemerintah Provinsi Riau 127 dan dari pemerintah pusat lewat APBN ada 1.100 unit. Tahun depan program ini akan terus berlanjut.
‘’Masyarakat kita sangat banyak yang terbantu ketika mereka benar-benar membutuhkan. Tahun depan, bantuan dari provinsi dan pusat kembali akan kami perjuangkan melalui wakil-wakil kita di DPR dan DPD RI. Untuk 2021, dari APBD Kampar, akan kami tambah jumlahnya menjadi 500 unit. Semoga ini dapat meringankan beban masyarakat dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,’’ kata Bupati.
Bupati pada kesempatan itu juga merasa bersyukur atas bantuan bedah rumah dari APBN. Pasalnya, dari 2.900 unit jatah untuk provinsi Riau, hampir separuhnya disalurkan untuk masyarakat Kabupaten Kampar. Khususnya di Kecamatan Kampar Utara saja, ada 25 unit bantuan bedah rumah yang disalurkan. Sejauh ini, dari total bantuan ini, sebanyak 95 persen sudah diserahterimakan rumahnya kepada para pemiliknya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan sosial kepada Kepala Keluarga Peberima Mamfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH). Sebanyak 65 orang dari 2.6819 penerima se Kabupaten Kampar diserahkan secara simbolis di Kantor Desa Sunga Tonang sore itu. Masing-masing KPM-PKH mendapatkan bantuan 15 Kg untuk tiga bulan yang diserahkan sekaligus. Tidak bosan-bosannya, Bupati kembali mengingatkan penting masyarakat untuk memperhatikan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Dirinya mengaku senang, masyarakat Sungai Tonang sudah mulai disiplin menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah. ‘’Pada situasi pandemi Covid-19 ini pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan berbagai bantuan. Yang jelas semua masyarakat harus tetap kompak dan bersyukur agar ujian ini segera berakhir. Maka patuhilah protokol kesehatan, ini demi keselamatan kita bersama,’’ tutup Bupati.(adv)
Puluhan warga kepung Kantor Desa Belantaraya, tuntut kades mundur dan penyelesaian sengketa lahan yang memanas.
PLN UIP Sumbagteng gandeng Kejagung perkuat pengamanan proyek listrik di Riau dan Jambi guna pastikan…
Suzuki Trada gelar test drive Fronx berhadiah mobil, motor, hingga iPhone 17 Pro. Program berlangsung…
PKL di Pekanbaru kerap kembali berjualan meski ditertibkan. DPRD menilai pengawasan belum konsisten dan perlu…
Sebanyak 402 siswa SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru ikuti USM LSP-P1 dan UKK Mandiri sebagai bekal…
Wanita tanpa identitas diduga ODGJ diamankan di Rohul. Sempat agresif, kini dibawa ke panti rehabilitasi…