Presiden Jokowi usai bertemu Ketum PAN Zulkifli Hasan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/10). Foto: M Fathra Nazrul Islam/JPNN
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Para pejabat birokrasi di lingkungan pemerintahan harus siap-siap dengan kebijakan ekstrem Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni pemangkasan eselonisasi jabatan.
Hal itu menjadi bagian dari 5 program prioritas Jokowi – Ma'ruf, untuk menyederhanakan birokrasi secara besar-besaran.
"Eselonisasi harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatanfungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi dalam pidato kenegaraan pertama setelah pelantikannya bersama Wapres KH Ma'ruf Amin, di Gedung MPR, Jakarta, Ahad (20/10).
Mantan wali kota Solo itu juga akan meminta kepada para menterinya di Kabinet Kerja Jilid II, untuk serius dalam menjamin tercapainya tujuan program pembangunan.
"Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, pasti saya copot," tegas Presiden ketujuh RI tersebut. (fat/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…