PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Suatu hari Nisya hendak mengunjungi rumah temannya. Karena saat itu awan mendung tebal namun belum hujan, Nisya langsung mengambil jas hujan di pojok garasi rumahnya. Ia bersiap-siap untuk segera pergi.
Benar saja, ketika dalam perjalanan, hujan turun dengan derasnya, karena tidak ada tempat untuk berteduh, Nisya pun meminggirkan sepeda motor di bawah pohon, agar derasnya hujan
tidak membasahi pakaiannya.
Ia segera mengambil jas hujan miliknya. Saat memasukkan kepala ke jas hujan, Nisya mencium bau aneh, bau pesing yang sangat menyengat. Benar saja, jas hujannya telah dikencingi kucing.
"Alamaak, baru juga beli kemarin, udah dipipisin kucing aja, mana hujannya deras pula," ujar Nisya kemudian membuang jas hujan tersebut. (anf)
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…