whatsapp-kembangkan-partisipan-video-call-grup-bisa-lebih-banyak
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Setelah merilis tema gelap, WhatsApp terus bekerja untuk meningkatkan fitur-fitur baru pada aplikasinya. Terbaru, WhatsApp dikabarkan sedang bekerja pada fitur yang memungkinkan video call grup memiliki lebih banyak partisipan.
Sebagaimana diketahui, adanya pandemi Covid-19 saat ini memaksa banyak orang untuk tinggal di rumah termasuk para pekerja kantoran. Akibatnya, fitur panggilan video grup atau video conference saat ini lebih banyak digunakan.
Aplikasi seperti Google Duo telah meningkatkan jumlah peserta maksimum pada panggilan video yakni 50 persen. Dan sekarang sepertinya WhatsApp milik Facebook berencana melakukan hal serupa.
Menurut informasi dari WABetaInfo, sejumlah kode yang telah ditemukan mengungkapkan bahwa layanan ini sedang mempersiapkan untuk meningkatkan jumlah maksimal peserta pada panggilan audio atau video grup juga. Fitur ini bakal diluncurkan dalam waktu dekat.
Saat ini, batasnya adalah empat peserta, yang jauh lebih sedikit dari apa yang ditawarkan beberapa pesaing. Karena itu, langkah WhatsApp untuk menambah partisipan masuk akal.
Sepertinya semua pihak yang terlibat perlu memiliki versi terbaru WhatsApp yang diinstal agar jumlah peserta yang lebih banyak dapat diaktifkan. Dan, masih belum diketahui berapa jumlah maksimal yang baru. Semoga tidak hanya berubah dari 4 menjadi 6, namun diharapkan bisa lebih banyak lagi.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…