INTERNET
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pedangdut Iis Dahlia dibully habis-habisan karena dianggap arogan dan merendahkan ojek online(ojol).
Tudingan itu muncul setelah Iis Dahlia membandingkan profesi suaminya, Satrio Dewandono yang bekerja sebagai pilot dengan driver ojek online.
Pernyataan yang dianggap merendahkan ojek online itu diungkapkan Iis Dahlia pada Selasa (17/12/2019).
Ucapan Iis Dahlian mendapat sorotan tajam dari warganet, tak terkecuali Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Pengemudi Transportasi dan Jasa Daring Indonesia (PPTJDI).
Menyikapi hal itu, Iis menjelaskan maksud dari ucapannya yang menyinggung profesi ojol.
Iis menjelaskan bahwa awalnya dia kesal dengan warganet yang menghina suaminya atas kasus dugaan penyelundupan Harley Davidson dan Brompton oleh mantan Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara.
“Kalau tukang ojek online setelah selesai minta bintang dan kita kalau berbaik hati, kasih tip, benar? Tapi pilot ketika mengantarkan pesawat penumpang, ada nggak yang kasih tip? Nggak ada,” kata Iis Dahlia di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (18/12).
Iis mengaku tidak bermaksud untuk membandingkan pekerjaan antara pilot dengan ojol. Dia hanya kesal dengan warganet yang dianggapnya tak begitu paham kasus Dirut Garuda Indonesia tapi malah seenaknya menghina suaminya.
“Jadi kalau saya berbicara ini, saya menanggapi netizen yang bilang, ‘suami Iis Dahlia dapet tip besar’. Nah dari mana dia taunya? Itu lah makanya saya bilang, pilot itu bukan ojek online, yang kalau udah selesai anterin penumpang dapet tip,” kata Iis.
“Orang tersakiti loh, orang kerja dari pagi ketemu pagi dibilangnya korupsi. Laki gue kerja, pilot itu nggak bisa korupsi. Ada jam terbang, ada gaji yang pasti, gitu. Jadi jangan diplintir-plintir,” tambah Iis.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor: E Sulaiman
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…