PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dibukanya beberapa sekolah di Pekanbaru sebagai percobaan ternyata mendapat perhatian publik, salah satunya tokoh pendidikan Riau, Dra Hj Rosnaniar MSi. Dia menyambut baik kebijakan ini, namun dengan mengawasi sekolah-sekolah yang tatap muka tersebut.
"Sekolah harus mematuhi protokol kesehatan dengan cara memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan lainnya. Pengantar hendaknya jangan mendekat ke lokasi kelas. Selain itu jangan berkerumun," ujar mantan anggota DPR RI dan dosen di UIN Suska Riau ini.
Rosnaniar menyambut baik uji coba ini, dengan harapan agar ada usaha-usaha untuk memberi solusi bagaimana pola belajar yang aman. Tatap muka terbatas dan dihadiri oleh anak-anak yang terbatas pula jumlahnya, dengan mematuhi aturan protokol kesehatan, menurutnya itu merupakan solusi, namun uji coba ini dipantau terus apa saja kemelahan dan kelebihannya.
Pola belajar daring juga perlu dievaluasi, apa saja kelemahan dan kelebihannya. "Saya rasa belajar daring juga perlu dievaluasi apa saja kelemahan dan kelebihannya, sehingga ditemukan model proses belajar mengajar yang efektif di masa pandemi Covid-19 ini," papar mantan guru PGAN Medan ini di tahun 70-an.
Rosnaniar yang pernah mengajar sebagai guru SD, PGAN, perguruan tinggi dan pengalaman lainnya ini mengakui bahwa saat pandemi Covid-19 merupakan ujian dunia pendidikan. "Di satu sisi kita merasa berat menghadapi belajar tanpa tatap muka alias daring. Tetapi di sisi lain kita belajar bagaimana mengoptimalkan jaringan internet dan teknologi digital dan lainnya. Guru dan murid dan stakeholder lainnya harus bekerja keras dan beradaptasi dengan teknologi," ujarnya.(jrr)
Pesan Redaksi:
Mari bersama-sama melawan Covid-19. Riaupos.co mengajak seluruh pembaca ikut mengampanyekan gerakan 3M Lawan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak serta hindari kerumunan.
#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…