Categories: Nasional

Risiko Osteoartritis Lebih Besar pada Perempuan Obesitas

(RIAUPOS.CO) — Keluhan osteoartritis mendominasi kunjungan pasien di RS Al Irsyad. Sebanyak 60 persen pasien di poli ortopedi rumah sakit tersebut datang dengan penyakit degeneratif sendi. Keluhan itu paling banyak diidap perempuan jika dibandingkan dengan laki-laki. Perbandingannya mencapai 4:1.

Dokter spesialis ortopedi dr Jeffry Andrianus SpOT (K) menjelaskan, risiko osteoartritis makin besar pada perempuan obesitas. "Berat badan yang melebihi indeks massa tubuh bisa membuat tulang yang menumpu berat badan mengalami peradangan. Yang paling banyak diserang adalah sendi lutut, pinggul, dan sendi engkel," terangnya kemarin (18/11).

Usia penderita osteoartritis di fasilitas kesehatan (faskes) tersebut kebanyakan di atas 50 tahun. Meski ada pula yang sudah mengalaminya di usia muda. Yaitu, 35 tahun. "Pasien itu ada trauma di sendinya karena kecelakaan," katanya.

Pasien osteoartritis di RS Al Irsyad, kata Jeffry, datang dengan berbagai kondisi. Mulai grade I hingga IV. Secara kasatmata, pasien dengan grade I terlihat seperti normal. Namun, ketika dirontgen, sudah ada peradangan di bagian sendi.

Osteoartritis grade awal biasanya hanya perlu terapi diet dan olahraga yang tepat. Belum membutuhkan obat. Jika masih stadium awal, kunci utama penyembuhan adalah mengatur asupan makanan yang seimbang dan ditunjang aktivitas fisik.

Olahraga berenang atau bersepeda bisa menjadi pilihan bagi pasien osteoartritis yang obesitas. "Olahraga itu bisa menguatkan otot paha dan betis," ucapnya. Apabila sudah sakit, lutut tidak boleh ditekuk 90 derajat. Sebab, hal itu akan semakin menggerus sendi.

Namun, jika sudah grade IV, pasien biasanya tidak bisa beraktivitas. Harus dilakukan operasi. Tindakan itu dilakukan dengan menambahkan prostesis pada sendi yang telah rusak. 
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Pacu Jalur Mini 2026 Tuntas, Gadis Manja Sabet Juara I di Tepian Narosa

Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…

7 jam ago

PSPS Pekanbaru Tambah Amunisi Muda, Eks Persebaya Dimas Wicaksono Resmi Bergabung

PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…

7 jam ago

Belasan Tahun Buron, Pelarian Koruptor Retribusi Terminal Barang Dumai Berakhir di Aceh

Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…

8 jam ago

Wali Kota Pekanbaru Tegas, Sekolah Tak Boleh Lagi Tahan Ijazah karena Tunggakan

Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.

9 jam ago

Sengketa Kebun Sawit di Tambusai Utara Memanas, 25 Warga Jadi Korban Penyerangan

Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…

10 jam ago

Puluhan Siswa di Kampar Mendadak Mual dan Muntah Usai Makan Menu MBG

Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…

10 jam ago