Police line. Foto : Pixabay
PARE-PARE (RIAUPOS.CO) — Insiden ledakan terjadi di sekitar Kantor Kejari Parepare, Sulawesi Selatan pada Selasa (19/11) siang. Ledakan diduga berasal dari bahan peledak.
Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal membenarkan adanya ledakan itu.
“Benar ada ledakan, tetapi kami belum bisa menduga bisa menduga ledakan dari mana. Ledakan terjadi di belakang Kantor Kejari Parepare,” ujar Iqbal di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, saat ini tim penjinak bom Polri sedang melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengantisipasi ada ledakan susulan.
“Kalau misalnya sudah ditemukan penyebab ledakan itu nanti akan disampaikan. Sejauh ini belum ada korban,” sambung Iqbal.
Iqbal juga menambahkan, mereka belum bisa menyimpulkan apakah ledakan itu berdaya rendah atau tinggi.
“Kami belum bisa menyimpulkan. Tim analisis jibom sedang di lokasi,” sambung Iqbal.
Mantan Kapolrestabes Surabaya ini menerangkan, akibat adanya ledakan itu ada beberapa kerusakan di Kantor Kejari Parepare.
“Saya belum tahu detail kerusakan di mana saja, terus akibatnya parah atau tidak. Karena baru saja saya mendapat keterangan Kabid Humas Polda Sulsel,” tandas Iqbal. (cuy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…