Categories: Nasional

Wako : Kaum Muda Harus Ambil Peran Dalam Pembangunan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dengan persaingan yang semakin ketat di masa sekarang, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT memuji pemuda yang berani mengambil peran dalam menyukseskan pembangunan. Hal ini kata dia harus didukung dan terus dikembangkan.

Apa yang diucapkan Wako Pekanbaru ini disampaikannya saat membuka secara resmi Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak dan Pembuatan Kompos, Selasa (5/11) kemarin. Sekaligus disana Dr Firdaus juga menyaksikan penandatanganan penyerahan bantuan alat mesin pertanian, pelatihan pembuatan pakan ternak dan pembuatan Kompos di Sekretariat Petani Muda Riau Jalan Sialang Bungkuk Agrowisata  SAA Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya.

Wako dalam kesempatan membuka kegiatan ini menyampaikan pujiannya. Dia mengapresiasi pemuda yang mau bergerak dan berbuat.''Karena sudah dimulai oleh kaum muda, pada pelaksanaan pengambilan peran ikut membantu pemerintah. Ini juga harus diikuti oleh yang lain,'' kata dia.


Wako Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT menyampaikan sambutan dan arahan. Ft-Humas Pemko Pekanbaru

Dia melanjutkan,  pemuda dengan etos kerja yang tinggi seusai dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo dengan semboyan kerja dan kerjanya.''Sesuai yang disampaikan bapak Presiden, kerja-kerja,'' imbuhnya.

Wako kemudian juga mengimbau agar potensi sektor pertanian dan peternakan terus digarap.''Manfaatkan lahan yang ada. Orang meminjam saja bisa apalagi yang memiliki lahan sendiri,'' ucapnya.

Dia menggarisbawahi keberhasilan dapat diraih jika semua pihak bersinergi. Wako kemudian menyampaikan ucapan terimakasih pada Chevron yang memberikan bantuan.''Ayo bersinergi. Bagi para pelaku usaha seperti yang dibuat Chevron inikan bagus. Jadi tidak lagi meminta. Ada hal seperti itu kaum muda berpikir,'' urainya.

Bantuan mesin pembuat pakan ternak dan pelatihan membuat pakan ternak yang diberikan dinilai Wako akan sangat bermanfaat melihat potensi yang ada disana.''Karena dilihat bisa disana. Terutama budidaya ikan, peternakan sapi, ke depan sendiri malah dari pemuda penggerak pertanian akan coba beternak rusa,'' urainya.

Rencana beternak rusa ini sendiri sudah diseriusi. Peninjauan sudah dilakukan ke Ujung Kulon. Pada lokasi yang terdapat 10 ekor rusa, peternakan sekaligus jadi tempat wisata dan edukasi.''Dibuat tempat wisata, masyarakat datang membeli pakan rusa.  Jadi disamping ada edukasi untuk anak-anak, juga ada wisatanya,'' jelas Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Kota (Kabag Humas Setdako) Pekanbaru Masirba H Sulaiman menambahkan Wako Pekanbaru.

Dia melanjutkan, Wako menegaskan agar kegiatan serupa bisa diduplikasi dan diterapkan di wilayah lainnya di Kota Pekanbaru.''Pak wali minta jangan hanya di Rejosari saja. Daerah lain juga silahkan dikembangkan.  Chevron berjanji ini akan jadi pilot project juga.  Yang terdekat pemuda Bengkalis akan kesana,'' tutupnya.(ADV).

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Buron 3 Tahun, DPO Kasus 15 Kg Sabu di Bengkalis Akhirnya Ditangkap Polisi

Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…

41 menit ago

Idris Resmi Dilantik Jadi Anggota PAW DPRD Kampar, Gantikan Irwan Saputra

DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…

1 jam ago

Buron Dua Bulan, Pelaku Pembacokan di Kempas Ditangkap Saat Bersembunyi di Bali

Pelaku pengeroyokan dan pembacokan di Desa Sungai Gantang, Inhil, ditangkap di Bali setelah buron hampir…

2 jam ago

Jalan Sudirman Teluk Kuantan Ditutup, Persiapan MTQ Riau ke-44 Dipercepat

Jalan Jenderal Sudirman Teluk Kuantan mulai ditutup sementara oleh Dishub Kuansing jelang pelaksanaan MTQ Riau…

6 jam ago

Prediksi Prancis vs Irak: Mbappe Cs Berpeluang Segel Tiket ke Babak 32 Besar

Prancis diunggulkan meraih kemenangan atas Irak pada laga Grup I Piala Dunia 2026 dan berpeluang…

11 jam ago

Kejari Rohil Tetapkan Dua Tersangka Kasus Korupsi TPP PPPK Disdikbud

Kejari Rohil menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi TPP PPPK Disdikbud 2025 dan menyita Rp763…

11 jam ago