Wawako Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi didampingi Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru H M Jamil MAg MSi menerima cinderamata dari Wako Tangerang Arief Rachadiono. Ft - Humas Pemko Pekanbaru
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru kembali menjadi rujukan daerah lain untuk penerapan pengelola pelayanan publik. Kali ini, Rombongan Wali Kota (Wako) Tangerang Arief Rachadiono yang tiba Selasa (29/10) beserta jajarannya.
Rombongan Pemerintah Kota (Pemko) Tangerang ini melihat langsung pelayanan yang terintegrasi di MPP Pekanbaru. Rombongan berkeliling untuk melihat layanan secara menyeluruh. Arief mengapresiasi MPP Pekanbaru yang menghadirkan 29 instansi di satu tempat.
Layanan MPP Pekanbaru yang sudah terintegrasi disebutnya membuat masyarakat makin mudah mengakses layanan. Apalagi kedatangan rombongan ini atas arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Kementerian Dalam Negeri.''Kita apresiasi karena semua layanan bisa terintegrasi dalam satu tempat," jelasnya usai kunjungan.
Wawako Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi didampingi Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru H M Jamil MAg MSi memberikan penjelasan pada Wako Tangerang Arief Rachadiono tentang pelayanan dan pengelolaan MPP Pekanbaru. Ft-Humas Pemko Pekanbaru
Arief dan rombongan datang untuk meningkatkan layanan di MPP Kota Tangerang. Saat ini MPP di kota itu baru bisa membuka layanan dari 12 instansi.''Saat ini sudah ada MPP di Kota Tangerang, tapi cakupannya masih kecil,'' imbuhnya. Arief mengaku banyak inovasi di MPP Pekanbaru. Inovasi ini bakal diadopsi untuk diterapkan di Kota Tangerang.''Kita bakal adopsi. Kita banyak belajar dari MPP Pekanbaru," ujarnya.
Wako Tangerang bersama rombongan diterima langsung oleh Wakil Walikota Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru H Muhammad Jamil MAg MSi dan jajaran Pemko Pekanbaru lainnya. Wawako Pekanbaru mengucapkan terima kasih atas kunjungan yang terjadi.''Ini suatu kehormatan bagi kita dan mudah-mudahan banyak informasi penting yang bisa dibawa dari sini,'' kata Ayat.
Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru M Jamil mengatakan bahwa sistem layanan MPP Pekanbaru sudah terintegrasi. Sistem ini mempermudah pemantauan layanan publik di MPP.''Kita bisa memantau layanan yang sudah terlaksana dan tuntas,'' jelasnya.
Jamil menyebut bahwa banyak hal yang bakal diadopsi di MPP Pekanbaru. Ada dari segi layanan, standar operasional dan aturan.''Kita buat standar operasional, gerai yang buka layanan di MPP harus mengikuti aturan tersebut. Guna mengoptimalkan layanan,'' jelasnya.
Ditambahkannya, ada sejumlah instansi yang juga akan membuka layanan di MPP Pekanbaru. Apalagi pihaknya mengembangkan layanan seiring perluasan MPP.''Saat ini sudah ada 29 instansi bergabung dan buka layanan di MPP Pekanbaru. Masyarakat bisa akses 180 layanan di MPP,'' tutupnya.(ADV)
Dosen Universitas Dumai, Lis Hafrida, raih penghargaan Tokoh Perempuan Pelopor Pendidikan 2026 pada momentum Hari…
Retribusi air SPAM Durolis di Rohil mulai diberlakukan Mei 2026 setelah sebelumnya gratis bagi ratusan…
Polisi razia PETI di Kampar Kiri dan menemukan 6 rakit tambang emas ilegal di Sungai…
Halte Trans Metro Pekanbaru dipenuhi coretan vandalisme, warga keluhkan kenyamanan dan minta tindakan tegas dari…
Adhi Prabowo resmi dilantik sebagai Wakajati Riau menggantikan Edi Handojo yang mendapat promosi ke Kejaksaan…
Sebanyak 8 pejabat tinggi pratama Pemkab Indragiri Hulu dilantik usai seleksi terbuka, dorong percepatan pembangunan…