Categories: Nasional

33 Butir Telur Ular Piton Diamankan

SAMARINDA (RIAUPOS.CO) — Petugas Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) bersama relawan mengamankan puluhan butir telur ular piton di lahan kosong yang ada di Jalan Kartini, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Jumat (18/10).

Awalnya, petugas menerima laporan dari pekerja bernama Supandi (55), yang hendak membersihkan semak belukar di area lahan kosong, sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itulah, Supandi melihat sesosok ular piton melingkar di atas gundukan tanah tepat di samping pagar kayu yang ada di ujung kiri lahan.

Selain melihat ular, pekerja itu juga melihat beberapa gumpalan di bawah tubuh ular. "Begitu melihat, saya langsung lari karena takut," kata Supandi, dikutip dari Samarinda Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (19/10).

Kaget dengan apa yang dilihatnya, Supandi selanjutnya melaporkan kepada pihak Disdamkar. Ia pun menghentikan pekerjaannya sementara waktu.

"Ularnya sebesar paha, panjang kurang lebih empat meter. Baru kali ini juga saya melihatnya," ungkap Supandi.

Menerima laporan, Liwat personel tim rescue Disdamkar mendatangi lokasi bersama relawan. Berbekal tongkat pengait petugas berusaha mencari keberadaan ular tersebut.

"Dari laporan, tim rescue menuju lokasi dengan maksud mengevakuasi ular yang dilihat pekerja tersebut," kata Kasi Operasional, Disdamkar Samarinda, Sunardi Siman.

Saat tiba di lokasi, petugas gagal menemukan ular. Diduga piton tersebut masuk ke dalam rumah kosong yang ada di samping pagar.

Meski gagal menemukan ular, petugas dikejutkan dengan gumpalan putih yang ada di bawah gundukan tanah di mana ular pertama kali terlihat. Gumpalan putih bercampur tanah rupanya telur ular.

"Nihil. Ularnya belum ketemu. Tapi, kami temukan gumpalan putih di gundukan tanah. Saat kami gali ternyata telur ular sebanyak 33 butir," terang Sunardi.

Puluhan butir telur itu, kemudian diamankan ke kantor Disdamkar. Petugas meyakini induk ular itu akan kembali. Untuk itu petugas akan tetap melakukan pengawasan di lingkungan sekitar.

"Sepertinya balik lagi. Soalnya ada sarang dan ada telur-telurnya. Sudah kami amankan. Jika ada laporan warga, baru kami kembali lagi," pungkas Sunardi.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

22 jam ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

1 hari ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

1 hari ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

1 hari ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

1 hari ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

1 hari ago