viral-lempar-bendera-merah-putih-olivia-jensen-minta-maaf
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Artis sekaligus model Olivia Jensen akhirnya meminta maaf usai melemparkan bendera Merah Putih dalam video singkatnya beberapa waktu lalu. Permintaan maaf itu disampaikan setelah warganet mengecam aksi tersebut di media sosial.
Permasalahan itu dimulai ketika Olivia Jensen membuat video bersama anaknya dan diunggah ke fitur Reels di Instagram. Kala itu, ia bersama anaknya masih mengenakan baju santai sambil memegang bendera Merah Putih untuk menutupi tubuh.
Untuk transisi, mereka kemudian melemparkan bendera Merah Putih lalu penampilan keduanya berubah. Olivia Jensen dan anaknya kembaran mengenakan kebaya bernuansa merah putih.
Setelah video diunggah, netizen langsung ramai-ramai mengecam aksi tersebut. Mereka menilai Olivia Jensen tidak menghormati bendera Merah Putih. Mereka juga mengingatkan upaya para pahlawan untuk bisa mengibarkan bendera Indonesia 76 tahun yang lalu.
"Dikira kain-kainan doang kali ya," tulis warganet.
"Kalau anak Paskibra dihukum berapa seri nih," komentar netizen yang lain.
"Lihat video Olivia Jensen sengaja menjatuhkan bendera Merah Putih tuh sakit banget. Dulu waktu Paskib kelihatan mendung sedikit saja sudah was-was. Ini malah kayak enteng banget kena kaki sama tanah," tulis warganet.
Tak lama setelah itu, video tersebut langsung dihapus Olivia Jensen dari akunnya. Dia kemudian meminta maaf lewat video singkat di Instagram Stories pada Kamis (19/8).
"Untuk teman-teman semuanya aku minta maaf sekali atas kesalahan yang terjadi. Tidak ada maksud atau tujuan untuk hal yang kurang berkenan. Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya," ucap Olivia Jensen, Kamis (19/8/2021).
Tak hanya itu, dia juga menutup kolom komentarnya di Instagram. Namun, video tersebut telah diunggah ulang oleh banyak netizen di media sosial.
Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…