PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Setelah melakukan pembagian masker di kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Riau, Hj Misnarni kembali melakukan pembagian masker kain kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar, Rabu (19/8/2020).
Dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Riau juga didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Muslimawati Catur. Saat itu, ada 10 ribu masker yang dibagikan dibeberapa lokasi.
Ketua TP PKK Provinsi Riau Misnarni mengatakan, pembagian masker ini tidak hanya sebagai kegiatan simbolis saja. Namun dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian edukasi masyakat pentingnya penggunaan masker.
"TP PKK punya kader sampai ke desa, sehingga bisa langsung kerumah rumah-rumah warga, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memakai masker," katanya.
Kepala Desa Pulau Lawas, Andri Nuras mengapresisi kegiatan Gebrak masker yang dikomandoi langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Riau, Misnarni Syamsuar. Pihaknya berharap, kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker bisa lebih meningkat dengan adanya kegiatan ini.
“Kami atas nama Desa dan masyarakat Pulau Lawas mengucapkan terimakasih kepada ibu gubernur, PKK dan IKAPTK yang telah membagikan masker secara gratis dan sembako kepada masyarakat kami,” ujarnya.
Program Gerakan Memakai (Gebrak) Masker merupakan program Nasional yang digagas Ketua Tim PKK Nasional Tri Tito Karnavian sesuai dengan Intruksi Presiden Jokowi. Provinsi Riau menargetkan 5 juta masker akan di bagikan pada program Gebrak Masker ini.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…