Categories: Nasional

Penjual Online Khawatir Penerapan Aturan Pajak

BATAM (RIAUPOS.CO) — Pemerintah akan memberlakukan pajak untuk pengiriman barang ke luar dari Batam mulai 30 Januari 2020 mendatang. Setiap barang dengan nilai minimal 3 USD akan dikenai PPH, dan PPN dengan besar pajak 17-40 persen.

Pelaku usaha daring, Yuliana mengatakan pemberlakuan aturan ini dinilai sangat memberatkan dia dan pelaku usaha daring lainnya di Batam.

Selama ini barang-barang yang ada di Batam sangat diminati pembeli dari luar. Perempuan yang biasa mengirim barang ke Indonesia bagian Timur ini mengaku sudah diberatkan dengan ongkos kirim yang tinggi.

"Sudah pasti ini berat. Jualan tak seberapa namun keuntungan tak ada. Nanti pembeli jadi malas kalau kami pasang harga tinggi. Dan berdampak pada permintaan," ujarnya, Sabtu (18/1)

Yuli mengaku sudah lima tahun belakangan menjadi pelaku usaha online khawatir semakin beratnya aturan terkait usaha online ini bisa membuat pelaku usaha berhenti berjualan.

"Ongkir mahal saja pembeli sudah mengeluh. Padahal permintaan cukup banyak. Apalagi ditambah pemberlakuan pajak dengan nilai barang mulai dari 3 USD," jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM), Suleman Nababan mengatakan kebijakan ini sudah sesuai dengan aturan yang ada. Barang impor memang dikenai pajak bila dikirim keluar dari Batam.

Menurutnya untuk pelaku UKM ini merupakan kesempatan menghasilkan produk lokal yang berkualitas dan bisa bersaing dengan produk impor.

"Mungkin yang rugi itu reseller kali ya. Karena selama ini mereka selalu jual barang impor. Sehingga adanya aturan ini berdampak pada penjualan mereka," jelasnya.

Penerapan aturan ini diakui memang berdampak pada penjualan mereka yang selama ini memasarkan produk impor. Karena Batam sangat banyak barang-barang impor seperti aksesoris, jam tangan hingga tas lainnya.

"Banyak produk dari Cina yang selama ini mereka jual. Ini mungkin mengeluh semua dengan adanya aturan ini. Namun saya rasa ini sudah ketentuan jadi harus dipahami dan diterapkan," terangnya.

Sumber : Batampos.co.id
Editor : Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Bobol Toko HP di Pekanbaru, Terduga Pencuri 25 iPhone Ditangkap

Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…

1 hari ago

Empat Lagu Tradisional Rohul Resmi Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual

Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.

1 hari ago

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…

1 hari ago

Bahas Persiapan MTQ Riau, Bupati Kuansing Temui Sekdaprov

Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…

1 hari ago

Kajati Riau Lantik Fredy Feronico Jadi Kajari Rohul

Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.

1 hari ago

Minyakita Mahal di Pekanbaru, Bapanas Minta Produsen Transparan soal Distribusi

Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…

1 hari ago