potensi-pbb-p2-akan-dongkrak-pad
BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dari sektor perkebunan sangat besar, asalkan dikelola dengan baik. Hal itu dikatakan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rohil Cicik Mawardi Athar disela pada satu kegiatan di ruangan rapat kantor Bapenda Rohil di Batu Empat, Bagansiapiapi, baru-baru ini.
"Ya pendapatan daerah itu kalau berdasarkan dari sektor perkebunan sangat besar, diperlukan kerjasama semua pihak untuk mencapainya," kata Cicik.
Melihat dari keberadaan masyarakat Rohil pada saat ini, menurutnya peningkatan pajak itu dapat lebih besar lagi disisi lain tingkat kesadaran masyarakat dinilai sudah cukup baik.
Pertumbuhan ekonomi yang ada di Kabupaten Rohil diyakini membaik, melalui optimalisasi penyerapan PAD salah satunya dari Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Perdesan (PBB P2). "Melalui optimalisasi pajak PBB P2 ataupun pajak dan retribusi derah inilah yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, melalui pajak dan retribusi daerah yang dapat meningkatkan pembangunan pembangunan di daerah," kata Cicik.
Sehingga diharapkan akan mendorong perkembangan perekonomian di daerah, sebagai langkah awal diperlukan pendataan soal potensi pajak yang ada.
Dalam dua bulan ini katanya pihak Bapenda Rohil akan coba bersama dengan pihak kecamatan atau kepenghuluan untuk mendata lebih optimal lagi.Termasuk menginventarisir jika ada kendala atau hambatan yang terjadi berkaitan dengan PBB P2 selama ini.(adv)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…