Categories: Nasional

DPR: PSBB Tidak Akan Efektif jika Tidak Ada Sanksinya

JAKARTA(RIAUPOS.CO) ‎- Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dinilai belum efektif lantaran masih banyak orang yang beraktivitas di luar rumah. Anggota Komisi V DPR Fraksi Gerindra, Andi Iwan Darmawan Aras menyampaikan PSBB dinilai belum efektif karena tidak ada sanksi yang tegas.

Tidak adanya sanksi, kata Andi, akhirnya membuat masyarakat tidak kunjung sadar betapa pentingnya aturan ini untuk memutus penyebaran Covid-19. “Tidak efektifnya PSBB ini tidak tunggal karena pemerintah dan kebijakannya yang kurang tegas, tapi kesadaran masyarakat untuk tetap di rumah itu masih rendah,” tambahnya.

Andi mengatakan, permasalahan wabah Covid-19 ini memang sangat dilematis. Sebab implikasi dari masalah ini bukan hanya terhadap kesehatan dan kemanusiaan warga masyarakat, tapi juga melemahnya ekonomi mikro dan makro, serta krisis nasional yang berkepanjangan.

“Tapi sekali lagi, mari kita semua menguatkan konsistensi untuk bersama-sama melawan Covid-19 dengan tetap di rumah. Dengan begitu kita bisa memutus atau paling tidak menekan penyebaran virus ini,” katanya.

Meski demikian, Andi memang merasa ada ketidaktegasan pemerintah dalam hal membuat kebijakan dalam rangka penanggulangan wabah ini. Hal itu disebabkan karena pemerintah bimbang dengan pertimbangan bahwa masyarakat akan sulit mematuhi PSBB, tetapi tidak bisa juga menerapkan karantina wilayah (lockdown) karena dampaknya merugikan banyak pihak.

“Lalu jika lockdown, ini juga merugikan semua pihak, baik rakyat, pemerintah, dan pengusaha. Semua dirugikan, rakyat tidak berpenghasilan tetap adalah korban rentan. Pengusaha juga merugi karena tetap harus membayar pekerjanya meski tidak dalam bekerja,” pungkasnya.

Sumber: JawaPos.com

Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

5 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

5 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

5 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

21 jam ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

1 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

1 hari ago