Categories: Nasional

Kementerian PUPR Dorong Pembangunan Terowongan Jalan di Indonesia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi pembangunan terowongan. Hal ini karena topografi Indonesia yang beragam, mulai dari dataran rendah, perbukitan, hingga pegunungan. Pembangunan terowongan jalan dinilai memiliki kelebihan dalam menjaga alam dan lansekapnya, serta memangkas jarak tempuh, namun perlu dipertimbangkan dari sisi biaya dan risiko konstruksi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, infrastruktur terowongan bukan merupakan teknologi baru di Indonesia. Teknologi terowongan ini sudah diterapkan pada pembangunan bendungan berupa saluran pengelak. Namun di bidang jalan memang agak terlambat.
“Untuk itu, kita dorong agar lebih banyak terowongan dalam pembangunan jalan,” kata Basuki kepada awak media di Jakarta, Senin (16/9).

Adapun terowongan yang tengah dibangun Kementerian PUPR saat ini berada di ruas Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dengan panjang 472 meter dan diameter 14 meter. Pembangunannya menggunakan metode New Austrian Tunneling Methods (NATM). Selain NATM, terdapat juga metode Tunneling Boring Machine (TBM) yang digunakan dalam pembangunan jalur Moda Raya Terpadu (MRT) di Jakarta.

Teknologi terowongan juga akan diterapkan pada ruas Tol Padang-Pekanbaru sebanyak lima terowongan dengan total panjang 8,95 km yang menembus pegunungan Bukit Barisan. Selain di infrastruktur jalan, terowongan saat ini juga banyak digunakan dalam pembangunan seperti Bendungan Kuwil, Way Sekampung, dan lainnya.

Selain itu, menurut Menteri Basuki, PUPR bekerja sama dengan Pemerintah Jepang tengah menyiapkan perencanaan pembangunan terowongan pada ruas Tol Bengkulu-Muara Enim. Pembangunan terowongan ini memiliki tantangan luar biasa karena menembus Bukit Barisan yang merupakan kawasan rawan bencana gunung api dan gerakan tanah, sehingga upaya mitigasi bencana pada tahap perencanaan menjadi sangat penting.

Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto menerangkan, terowongan merupakan inovasi konstruksi modern. Terowongan dapat menjadi alternatif pemanfaatan ruang bawah tanah. “Pembangunan terowongan merupakan pemanfaatan underground space yang efektif,” terangnya.
Dia menjelaskan, salah satu proyek terowongan yang sukses yaitu pembangunan MRT Jakarta. Menurutnya, MRT menjadi contoh sukses karena dapat menekan kemacetan Jakarta.

”MRT ini menjadi solusi kemacetan di DKI Jakarta, MRT dibangun di pusat kota yang padat dan diselesaikan dengan gangguan minimal pada wilayah sekitar. Solusi yang sama bisa digunakan di kota besar,” tandasnya.

Adapun Kementerian PUPR telah membentuk Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) yang bertujuan meningkatkan ketertiban dalam penyelenggaraan dan peningkatan keamanan. Termasuk untuk meningkatkan keandalan jembatan khusus dan terowongan sehingga dapat mencegah atau mengurangi risiko kegagalan bangunan.

Tugas komisi ini mengkaji dan mengevaluasi keamanan jembatan mulai dari tahap desain, pemanfaatan, hingga tahap pemeliharaan. Anggota KKJTJ terdiri dari ahli jembatan dan terowongan dari Kementerian PUPR, akademisi, dan praktisi.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

6 jam ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

6 jam ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

6 jam ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

7 jam ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

7 jam ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

7 jam ago