Categories: Nasional

STMIK AMIK Riau Laksanakan Program Pengembangan Desa Mitra

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengabdian kepada masyarakat merupakan tri darma perguruan tinggi. Untuk itu, dosen STMIK AMIK Riau bekerja sama dengan Desa Rimba Makmur melaksanakan kegiatan Program Pengemba­ngan Desa Mitra. Program ini berupa penerapan teknologi informasi dan komputer (TIK).

Desa Rimba Makmur, berada di Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar. Akses menuju daerah itu, ditempuh melalui jalan berbatu milik perusahaan yang beroperasi di sekeliling desa. Kegiatan ini bertujuan melakukan pembinaan terhadap desa di bidang penerapan teknologi informasi dan komputer,  seperti di bidang e-desa, pengawasan pengembalaan sapi, kegiatan Karang Taruna Muda Mandiri di bidang TIK, pengelolaan Koperasi Unit Desa, digitalisasi kegiatan program kesejahteraan keluarga, dan implementasi teknologi dalam pengelolaan badan usaha milik desa.

Beragam tujuan tersebut dilaksanakan ­secara bertahap dan berkelanjutan. Dimulai ­untuk yang pertama adalah kegiatan pengelolaan administrasi berbasis elektronik dan ­pengawasan ternak sapi berbasis global positioning system (GPS). Sementara program lainnya, direncanakan dilaksanakan pada tahun kedua dan ketiga. Diharapkan setelah pelaksanaan ini, desa tersebut akan masuk dalam tahapan Desa Pintar, sehingga dapat dijadikan sebagai desa percontohan dalam penerapan teknologi informasi dan komputer.

Tahun ini, kegiatan yang dilaksanakan adalah pemanfaatan TIK dalam pengelolaan administrasi desa berupaya memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat Desa Rimba Makmur. Pada saat yang sama, juga dilaksanakan kegiatan penerapan teknologi dalam pengawasan ternak sapi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan kemudahan kepada para pengembala untuk mengetahui posisi sapi. Sehingga, memudahkan masyarakat yang secara swakelola melakukan pengawasan secara bergiliran dan terjadwal.

Launching website desa dilaksanakan pada 23 Agustus 2019 dengan alamat http://www.rimbamakmur.desa.id. Halaman website desa ini terdiri dari dua bentuk, yaitu tampilan portal dan pengelolaan data. Masyarakat dapat mengakses halaman untuk mengetahui informasi terbaru tentang desa, berupa kegiatan desa, peristiwa, dan  rencana yang akan datang.

Sementara untuk pengelolaan administrasi desa, memuat data kependudukan, profil desa, dan layanan langsung yang dapat diakses oleh ­masyarakat. Seperti  surat izin usaha, surat keterangan domisili, surat keterangan tidak mampu, surat izin keramaian, surat ketera­ngan hilang, dan lain-lain. Masyarakat dapat mengakses ­layanan tersebut melalui handphone atau android. Secara teknis, setelah halaman web terbuka, masyarakat memilih layanan, di dalamnya terdapat pilihan yang dapat langsung diakses. Lalu,  mengisi formulir yang tersedia, dan 1×24 jam, pemohon akan mendapatkan pemberitahuan data. Baik yang sudah sesuai, maupun adanya kekurangan yang perlu dilengkapi.

Kepala Desa Rimba Makmur Rustamaji SH mengucapkan terima kasih kepada tim dosen STMIK AMIK Riau. Sebab melalui program ini, desa sangat terbantu dengan adanya website desa dan aplikasi kependudukan. Begitu juga dengan kelompok ternak yang telah merasakan kemudahan program pengawasan sapi tersebut.

Senada diungkapkan seorang Ketua Kelompok Tani Ali Mahmudi. “Sangat banyak manfaat dan kemudahan yang kami rasakan. Berkat alat ini kami bisa memantau sebaran sapi  hanya melalui ponsel. Sehingga kemungkinan  ternak tergabung ke kelompok yang lain dapat dihindari secara optimal. Jadi tak susah lagi mencari ke kebun sawit’’ jelasnya.(fit/c)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Modus Masukkan Kerja, Pria di Mandau Tipu Korban Hingga Jutaan Rupiah

Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…

13 jam ago

AFF U-17 2026, Kurniawan Tanamkan Mental Juara ke Garuda Muda

Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…

13 jam ago

45 Ribu Hektare Mangrove Hilang, Pesisir Inhil Kian Rentan

Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…

13 jam ago

Wako Tinjau Kebakaran Rumah di Senapelan, Pastikan Bantuan untuk Korban

Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…

13 jam ago

Sampah Semrawut, Kuansing Gagal Raih Adipura 2025

Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…

13 jam ago

Ruang Panel Fakultas Saintek UIN Suska Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…

14 jam ago