Categories: Nasional

Vaksinasi Dosis Pertama di Kepulauan Meranti Rampung

MERANTI (RIAUPOS.CO) – Vaksinasi Covid-19 dosis pertama untuk tenaga kesehatan (nakes) dan sejumlah jajaran forkompinda Kabupaten Kepulauan Meranti rampung. Namun realisasi tidak mencapai target yang telah ditetapkan.

Demikian perkembangan program vaksinasi yang disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti Fahri Skm kepada Riaupos.co, Rabu (17/2/2021) siang.

Dirincikannya jumlah yang telah divaksin dosis pertama termasuk yang ikut saat pencanangan yaitu 673 orang. Jumlah tersebut terdiri 1.104 sasaran yang telah teregistrasi. Sementara yang batal dibeberkannya berjumlah 280 orang, sedangkan yang ditunda 14 orang.

Terhadap sasaran dengan status batal maupun ditunda, ia memastikan ke depan akan tetap menerima program tersebut sesuai kondisi maupun hasil screening.

Adapun yang masuk kategori batal terdiri dari ibu hamil maupun menyusui dan infeksi ringan. Sementara yang ditunda karena memiliki penyakit penyerta lain seperti ISPA, batuk, pilek menjelang vaksinasi.

"Pada dasarnya batal maupun ditunda itu mirip, karena nantinya tetap akan divaksin sesuai dengan kondisinya. Bila fisik sudah menerima atau lolos screening tetap akan divaksin," ungkapnya.

Walaupun demikian realisasi vaksinasi dosis pertama sebanyak 61 persen, namun julah itu telah memenuhi ukuran yang menjadi target. Sedangkan target vaksinasi dosis kedua akan disesuaikan dengan jadwal suntikan pertama. Hitungannya wajib mendapatkan suntikan kedua setelah 14 hari pasca suntikan pertama. Dan tidak boleh kurang sebelum itu. 

"Tergantung dari tanggal mereka disuntik. Karena kemarin pelaksanannya kan berbeda-beda. Namun dengan catatan tidak boleh kurang dari 14 hari pasca dosis pertama. Lebih boleh," jelasnya.

Sejauh ini dikatakan Fahri belum ada keluhan yang berarti dari nakes yang telah menerima vaksin dosis pertama.

"Sampai saat ini belum ada keluhan yang berarti, kecuali pusing dan kantuk, sampa ada yang muntah. Tapi itu biasa," tuturnya.

Terhadap sisa dari jumlah vaksin yang diterima Kepulauan Meranti lalu, akan disimpan dan akan digunakan untuk vaksinasi tahap kedua. 

"Sembari menunggu pelaksanaan suntikan kedua, saat ini kita tengah mendata personil Polri dan TNI yang menjadi target pelaksanaan vaksinasi tahap kedua. Sisa yang tahap pertama ini akan disimpan karena expired-nya lama. Jumlah yang kita terima kemarin 1952 dosis,” Tuturnya.

Sebagai informasi sebaran Covid-19 di sana, Fahri membeberkan  jika saat ini kasus Covid 19 di Kepulauan Meranti masih cenderung rendah, dimana saat ini tercatat ada 5 pasien yang terkonfirmasi positif dan tengah menjalani isolasi.

"Ada dua pasien dirawat di RSUD dan tiga di BLK. Memang kasus kita termasuk yang terendah, kota nomor dua terendah di Riau,” ujarnya.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi, Balita Tenggelam di Kuansing Belum Ditemukan

Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…

3 jam ago

Tak Mau Sampah Menumpuk, Wali Kota Pekanbaru Terapkan Komposter

ASN Pekanbaru diwajibkan punya komposter di rumah. Kebijakan ini jadi langkah awal Pemko mengurangi sampah…

3 jam ago

Banyak Tak Berizin, Kabel Fiber Optik di Pekanbaru Siap Ditata Ulang

Kabel semrawut di Pekanbaru jadi sorotan. Banyak provider belum berizin, Pemko siapkan aturan tegas demi…

4 jam ago

Siak Lakukan Efisiensi Besar, Tapi PPPK Tetap Dipertahankan

Bupati Siak pastikan PPPK tidak dirumahkan meski anggaran tertekan. Pemkab fokus efisiensi dan dorong ekonomi…

5 jam ago

Pacu Sampan Kampar 2026 Meriah, 25 Tim Ramaikan Sungai Kampar

Pacu sampan Kampar 2026 diikuti 25 tim. Selain melestarikan budaya, ajang ini juga menjadi daya…

5 jam ago

Belasan Pasien Terlantar di RSUD Bengkalis, Jadwal JKN Tak Sinkron

Belasan pasien gagal berobat di RSUD Bengkalis karena poli tutup saat libur nasional, meski aplikasi…

23 jam ago