Sketsa wajah diduga pelaku penyiraman air keras terhadap siswi SMPN 229 Jakarta Barat berinisial A dan PN.(DOK RESMOB)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Polisi sedang memburu pelaku penyiraman air keras yang terjadi di Jakarta Barat. Aksi biadab itu sudah tiga kali terjadi dalam dua pekan terakhir dan 9 orang menjadi korbannya.
Peristiwa pertama terjadi pada 5 November 2019. Saat itu, 2 pelajar SMPN 229 Jakarta Barat berinisial A dan PN yang sedang berjalan kaki di Jalan Kebon Jeruk Raya menuju sekolahnya untuk mengikuti ekstrakulikuler mendadak disiram air keras.
A sempat dilarikan ke Rumah Sakit Siloam karena mengalami luka bakar disejumlah bagian tubuh. Sedangkan PN sedikit lebih mujur karena hanya mengalami luka bakar ringan, sehingga tak peru menjalani perawatn intensif.
Hanya berselang 3 hari, tepatnya pada Jumat (8/11) pukul 19.00 WIB, kejadian serupa juga menimpa Sakinah (60), seorang penjual sayur. Korban disiram cairan kimia saat tengah berjalan kaki di Jalan Aries Utama, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, seusai selesai berjualan.
Nenek malang ini pun harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan intensif. Karena luka bakar yang dideritanya cukup banyak. Yakni di bagian kepala, kening, leher, dan punggung.
Kejadian terakhir menimpa 6 siswa SMPN 207 Jakarta Barat pada Jumat (15/11). Kejadian tak jauh dari lokasi sekolah. Mereka yang menjadi korban sendiri menurut pihak sekolah yakni Z, E, W, C, EK dan satu lainnya belum disebutkan namanya.
Kejadian bermula saat 6 siswi ini sepulang sekolah hendak menuju rumah korban C. Namun, belum jauh meninggalkan sekolah, mereka mendadak diserang menggunakan cairan kimia oleh seseorang yang mengendarai sepeda motor.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, jajarannya mulai menemui titik terang penyiraman yang menimpa siswi SMPN 229 Jakarta Barat berinisial A dan PN. Saat ini polisi sudah menyebar sketsa wajar yang diduga pelaku .
"Ya, benar (sketsa wajah terduga pelaku sudah disebar)," kata Argo saat dikonfirmasi, Jumat (15/11).
Dalam sketsa yang disebar, pelaku diduga seorang laki-laki berusia sekitar 20 tahun. Tinggi badan diperkirakan sekitar 168 centimeter. Wajahnya berbentuk lonjong. Berambut ikal dan alis tebal. Pria itu juga diduga memiliki kumis tipis.
Bagi masyarakat yang melihat pria dengan ciri-ciri tersebut, diminta segera menghubungi hotline 081397744333 atau 085715542468 atau 082230653425.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, kasus ini menjadi fokus utama jajarannya untuk segera diungkap. Sehingga upaya pengejaran terhadap pelaku akan terus dilakukan. "Kami masih berupaya dengan melakukan penyelidikan intensif," tegasnya.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.