Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Gerindra Sandiaga Uno memberi respons positif terkait kabar Ahok yang bakal duduk sebagai salah satu bos di perusahaan BUMN. (DOK JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bakal menjadi bos Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menuai banyak respons dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Gerindra Sandiaga Uno.
Mantan calon Wakil Presiden di Pilpres 2019 itu memberi respons positif terkait kabar Ahok yang bakal duduk sebagai salah satu bos di perusahaan BUMN. Sandi juga berharap masyarakat ikut mendukung apabila Ahok telah resmi dipilih sebagai pemimpin baru di salah satu BUMN.
"Kita wajib (mendukung) karena BUMN itu milik rakyat, milik bangsa dan negara, jadi patut didukung, jika terpilih," kata Sandiaga di Yogayakarta, Kamis (15/11).
Menurut Sandi, untuk mewujudkan kemaslahatan sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945 yang memberikan amanat bahwa pengelolaan ekonomi negara dan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat, semua patut mendukung pimpinan baru BUMN.
Sandiaga yakin Menteri BUMN Erick Thohir sebagai pengambil kebijakan memastikan bahwa jajaran pimpinan BUMN baik komisaris maupun direksi yang dipilih sesuai dengan prinsip the right man on the right place.
"Mungkin Pak Ahok memiliki kekuatan di bidang pertambangan karena beliau sarjana pertambangan, yang dicari tentu kecocokannya," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.
Meski demikian, Sandiaga meminta masyarakat tak perlu buru-buru mengomentari dan berspekulasi terlebih dahulu mengenai rencana penunjukan Ahok sebagai bos di salah satu perusahaan pelat merah oleh Menteri BUMN.
"Kita menunggu saja hasil akhirnya, jangan hakimi dahulu, jangan langsung memberikan komentar. Kita tunggu dulu apa yang menjadi pertimbangan Pak Erick untuk disampaikan kepada publik," kata dia.
Kementerian BUMN memastikan Ahok akan memimpin salah satu BUMN sebagai direktur utama atau komisaris. Keputusan mengenai BUMN yang bakal dipimpin mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut akan disampaikan dalam waktu dekat. Diketahui, kabar berembus Ahok direkomendasikan menjabat posisi Komisaris PT Pertamina atau PT PLN (Persero).
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…