Categories: Nasional

Menteri ESDM Harus dari Kalangan Profesional

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Institute for Essential Services Reform (IESR) mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak menyerahkan kursi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada politisi. Menurut IESR, jabatan tersebut sebaiknya diemban oleh sosok dari kalangan profesional.

"Harus dipimpin oleh profesional, jangan politisi. Kalau politisi nanti bakal menjadi rebutan partai," ungkap Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa kepada JawaPos.com, Rabu (16/10).

Sektor ESDM, sambung Fabby, identik dengan sumber daya alam (SDA) untuk kesejahteraan masyarakat. Tak hanya itu, ESDM juga terkait dengan perizinan dan investasi.

"Jadi ESDM ini harus dijauhkan dari kepentingan politik," tehas Fabby.

Sementara itu, Direktur Eksekutif ReforMiner Komaidi Notonegoro menuturkan, Jokowi harus memilih sosok yang tepat untuk jabatan Menteri ESDM. Figur tersebut tentunya juga harus mengerti persoalan energi dan turunannya serta diterima secara politik.

Namun, Komaidi pesimis Menteri ESDM pada kabinet Jokowi yang kedua bakal diisi profesional yang dapat diterima secara politik.

"Biasanya yang tahu masalah ESDM itu profesional, tetapi tidak diterima secara politik. Dulu Pak Purnomo (Yusgiantoro, Red) oke, secara subtansi oke, secara politik bisa diterima," kata Komaidi.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Bupati Rohul Bangga, Niken Persembahkan 4 Medali di ASEAN Para Games Thailand

Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…

9 jam ago

Deteksi Dini Narkoba, Puluhan Anggota Satpol PP Inhu Dites Urine, Ini Hasilnya

Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…

11 jam ago

Jalan Lingkar Pasirpengaraian Rawan, Enam Pelaku Curas Berhasil Dibekuk Polisi

Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…

11 jam ago

Tersangka Kasus Ijazah, Oknum DPRD Pelalawan Jalani Pemeriksaan

Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…

23 jam ago

Gasak 54 Tandan Sawit, Dua Warga Alam Panjang Diciduk

Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…

23 jam ago

Anggaran Bergeser, Belasan Ruas Jalan Meranti Diprioritaskan 2026

DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.

24 jam ago