cacing-pita-di-hati-sapi-lebih-berbahaya-dari-pmk
PADANG (RIAUPOS.CO) — Bukan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang harus diwaspadai manusia. Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan, sebenarnya yang lebih berbahaya adalah cacing pita pada hati sapi. Jika termakan oleh manusia, maka akan sangat membahayakan.
Cacing pita itu bisa berkembang biak di dalam tubuh manusia. "Cacing ini hidup di hati ternak, terutama sapi. Cacing ini bisa dikenali tanpa uji laboratorium," kata Syahrial Kamat. Cara mengenalinya sangat sedernaha. Hati sapi dibelah untuk melihat apakah ada warna putih pada hati sapi.
Kedua, warna hati terlalu hitam atau terlihat sudah tidak segar lagi. Ketiga, hati sapi berlobang dan ditemukan cacing secara kasat mata di dalam hati tersebut.
"Lihat warnanya apakah masih merah segar? kalau hitam pekat itu patut dipertanyakan, atau ada rongga di dalam hati. Hal-hal ini yang harus dicurigai konsumen daging sapi," jelas Syahrial Kamat.
Telur cacing pita ini bisa menetas di dalam tubuh manusia dan menyebabkan infeksi saluran pencernaan seperti usus. Cacing ini bahkan bisa memasuki jaringan tubuh dan organ lain sampai menyebabkan infeksi. Selain itu, cacing pita juga dapat membentuk kantung berisi cacing pada jaringan dan organ tubuh.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Rinaldi
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…
Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…
Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…
Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…