Categories: Nasional

Ayu Maulida Hadirkan Komodo di Panggung Miss Universe

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Puteri Indonesia RR Ayu Maulida Putri tampil menakjubkan dalam kompetisi Kostum Nasional Miss Universe 2020. Perempuan yang akrab disapa Ayuma itu mengenakan kostum bertajuk Komodo Dragon: An Indonesian Prehistoric Heritage. Acara berlangsung di Hard Rock Live pada Kamis malam (13/5) waktu Florida atau Jumat pagi (14/5) WIB.

Kostum tersebut merupakan karya Diana M. Putri dan Le Ciel Design. Belum juga Ayuma beraksi, sang host Nick Teplitz sudah menunjukkan kekaguman setelah mencuri pandang pada Ayuma di belakangnya. ”Aku suka dengan yang ada di belakangku. Mari kita sambut, Indonesia,” kata Teplitz yang membawakan acara bersama Miss Universe 2019 Zozibini Tunzi.

Begitu memasuki panggung utama, Ayuma menampilkan koreografi yang sudah dilatihnya. Berjalan dengan anggun dan penuh karisma, dia menggerakkan tangan yang berlapis sarung tangan berdetail cakar komodo. Head-dress berupa kepala komodo dilengkapi lidah berbahan metal tersemat di kepalanya.

Agar sesuai dengan citra komodo yang kuat dan garang, Ayuma menyesuaikan ekspresinya. Raut wajah perempuan asal Surabaya itu dibuat fierce. Agar lebih kuat, Ayuma mengenakan lensa kontak dengan bagian pupil mirip dengan mata reptil. ”Itu ide dari fashion stylist Doley Tobing,” ujar Ketua Bidang Komunikasi Yayasan Puteri Indonesia Mega Angkasa yang ikut menyaksikan langsung di venue.

Puncaknya adalah saat Ayuma berpose di bagian depan panggung. Saat dia mengatupkan kedua tangannya, lampu LED merah di bagian dada dan lengan kostum komodo menyala. Tepat saat itu, tim lighting memadamkan lampu. Alhasil, kostum komodo Ayuma terlihat semakin memukau dalam pendaran warna merah. Hal itu membuat para penonton di venue bersorak karena kagum dengan eksekusi kostum nasional Ayuma.

Bukan hanya penonton, respons positif juga diterima Ayuma di media sosial. Presiden Miss Universe Organization Paula Shugart mengunggah video performa Ayuma di akun Instagram pribadinya. Demikian pula Olivia Quido, pemilik jenama skin care, yang menjadi sponsor Miss Universe tahun ini. Lantas, Miss Universe 2018 Catriona Gray memilih Indonesia sebagai salah satu kostum nasional favoritnya.

Setelah kompetisi, Ayuma mengaku lega. Usai sudah salah satu babak yang cukup penting yang menurutnya memerlukan persiapan panjang. Dia bersyukur babak kostum nasional diadakan di satu hari khusus, terpisah dengan kegiatan lain. ”Proses pakai kostumnya cukup complicated,” kata Ayuma kepada Jawa Pos.

Sebelum tampil, Ayuma harus tahu urutan mengenakan kostum berbobot 30 kg itu. Juga, memeriksa baterai dan sistem mekatronika di kostum itu agar tidak mengalami malafungsi ketika pertunjukan. ”Sama makan sih, karena butuh tenaga. Kostumnya berat,” kata perempuan dengan tinggi 179 cm itu.

Setelah tahu bahwa banyak pageant lover dan warganet yang memberikan respons positif serta penonton yang bersorak, Ayuma menyampaikan terima kasih. ”Terima kasih yang sudah nonton. Mohon tetap beri support dan doa ya,” kata Ayuma dalam siaran langsung Instagram seusai kompetisi.

Ayuma juga bersyukur bisa melaksanakan sesi deep interview siang dengan lancar. Sebenarnya, ada penerjemah yang siap membantu Ayuma saat itu. Namun, Ayuma mengaku berhasil melakukan wawancara tanpa bantuan penerjemah. ”Alhamdulillah, lancar. Penerjemahnya sampai bilang kalau aku itu nggak butuh bantuan dia,” tambah Ayuma.

Hari ini (15/5) Ayuma kembali berkompetisi di babak penentu. Yakni, preliminary show. Dalam babak yang akan menentukan Top 21 di malam puncak 17 Mei, tiap kontestan akan mengenakan swimsuit dari Ema Savahl dan gaun malam yang dibawa dari negara masing-masing.

Ayuma kembali mengenakan gaun karya Diana. ”Yang penting jaga stamina dan kesehatan aja supaya semua bisa lancar. Di preliminary kan juga nggak ada tanya-jawab, jadi make it fun dan nggak nervous aja. Insya Allah, dari Indonesia memberikan yang terbaik,” pungkasnya mantap.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla di Rupat Utara

PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.

5 jam ago

Sehari Dicari, Pegawai PNM Pelalawan Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri

Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu

7 jam ago

Piala Dunia Anak Regional Riau Tuntas, Ini Tim yang Lolos ke Bandung

Empat tim juara Regional Riau memastikan tiket ke Piala Dunia Anak Indonesia 2026 tingkat nasional…

9 jam ago

BPKAD Meranti Tegaskan Tak Pernah Terima Dana Reboisasi Puluhan Miliar

Pemkab Kepulauan Meranti membantah menerima Dana Reboisasi Rp23,15 miliar dan menegaskan hal itu tidak sesuai…

9 jam ago

Lebih dari 10 Titik Jalan di Bangkinang Diperbaiki Dinas PUPR Kampar

Dinas PUPR Kampar memperbaiki lebih dari 10 titik jalan di Bangkinang dan Bangkinang Kota demi…

18 jam ago

Pemkab Siak Bagikan 49 Ribu Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Pemkab Siak membagikan 49.360 seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di 294…

18 jam ago