Categories: Nasional

Virus Corona Rapuh dan Mati saat Kena Deterjen

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Setiap seseorang yang usai kontak dengan pasien positif virus corona jenis baru atau Covid-19 dan mereka yang khawatir tertular, disarankan untuk melakukan isolasi mandiri. Isolasi dilakukan di rumah dengan tetap disiplin mematuhi pedoman kesehatan.

Salah satunya adalah disiplin menggunakan masker agar tak menulari anggota keluarga lainnya jika timbul gejala klinis seperti batuk, pilek, dan demam. Disarankan untuk tidak bergantian alat makan.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan, seseorang yang melakukan isolasi di rumah yakinkan alat makan selalu dicuci dengan sabun. Jangan bergantian jika belum bersih.

"Harus pastikan bersih. Dicuci dengan sabun deterjen," katanya kepada wartawan, Senin (16/3).

Jika alat makan sudah dicuci, kata Yurianto, pastikan menggunakan deterjen. Sebab virus corona akan mati jika alat makan dicuci dengan deterjen.

"Karakter virus corona bungkusnya rapuh, kena deterjen akan pecah, mati. Deterjen apapun," jelasnya.

Sedangkan, dalam laman Seattle Times disebutkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menawarkan kegiatan membersihkan dan mendisinfeksi di rumah saat isolasi mandiri dari virus selama masa inkubasi sampai dua pekan.

Membersihkan bisa menghilangkan kuman dari permukaan. Membersihkan tidak membunuh kuman tetapi menurunkan jumlahnya, mengurangi risiko penyebaran infeksi. Disinfeksi mengacu pada penggunaan bahan kimia untuk membunuh kuman di permukaan.

Bersihkan dan disinfeksi perabotan setiap hari, termasuk meja, kursi, gagang pintu, sakelar lampu, remote control, gagang, meja, toilet, konter, dan bak cuci. Bersihkan dengan pembersih rumah tangga dan disinfektan. Gunakan sarung tangan sekali pakai saat membersihkan dan mendisinfeksi permukaan.

Permukaan akan bersih dengan deterjen atau sabun dan air. Gunakan larutan pemutih rumah tangga atau deterjen yang telah diencerkan ditambah larutan alkohol setidaknya 70 persen atau disinfektan rumah tangga yang beredar umum di pasar swalayan.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Modus Masukkan Kerja, Pria di Mandau Tipu Korban Hingga Jutaan Rupiah

Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…

11 jam ago

AFF U-17 2026, Kurniawan Tanamkan Mental Juara ke Garuda Muda

Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…

11 jam ago

45 Ribu Hektare Mangrove Hilang, Pesisir Inhil Kian Rentan

Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…

11 jam ago

Wako Tinjau Kebakaran Rumah di Senapelan, Pastikan Bantuan untuk Korban

Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…

11 jam ago

Sampah Semrawut, Kuansing Gagal Raih Adipura 2025

Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…

11 jam ago

Ruang Panel Fakultas Saintek UIN Suska Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…

11 jam ago