FOTO BERSAMA: Tim pengabdian STIKes Hang Tuah Pekanbaru foto bersama dengan agent of change , pembina OSIS SMAN 2 Siak Hulu usai kegiatan, beberapa waktu yang lalu. (STIKes FOR RIAUPOS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dosen STIKes Hang Tuah Pekanbaru yang diketuai Yeyen Gumayesty SKM MKes dan tim Raviola SKM MKes, Hastuti Marlina SKM MKes beserta mahasiswa melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di SMAN 2 Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Bentuk kegiatannya, memberikan edukasi dalam bentuk pendampingan mengenai tiga masalah remaja dalam bidang kesehatan reproduksi remaja yang dikenal dengan Triad KRR yaitu seksualitas, napza, HIV dan AIDS.
Yeyen Gumayesty SKM MKes kepada Riau Pos usai penutupan Kamis (8/8) mengatakan, terselenggaranya pengabdian ini karena usulan proposalnya berhasil lulus untuk mendapatkan dana hibah pengabdian kepada masyarakat dari Kemenristekdikti yang merupakan pengajuan 2018.
Disebutkan Yeyen, ketiga hal yang disebutkan di atas merupakan masalah yang kompleks terjadi pada remaja di samping jumlahnya yang banyak yaitu 27.6 persen dari total penduduk Indonesia (SP 2010). Berdasarkan data SKKRI 2012, 66,5 persen remaja usia 15-24 tahun sudah melakukan hubungan seksual sebelum menikah lebih dari satu kali.
Ia memiliki harapan agar peer group yang dilatihnya memiliki kompetensi sebagai agent of change sehingga bisa melanjutkan pendampingan edukasi kepada teman sebaya dari siswa SMA 2 Negeri Siak Hulu dalam meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi.
Peserta yang ikut 30 orang. Mereka adalah siswa dan siswi kelas 10,11 dan 12. Output yang dikeluarkan ini lahir website sebagai wadah diskusi untuk Kesehatan Reproduksi sehingga kegiatan ini dapat terus berlanjut.
Senada dengan itu, Kepala SMAN 2 Siak Hulu Ali Iskandar SSos sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena telah bermitra dengan sekolahnya.(nto/c)
Editor: Arif Oktafian
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…