Categories: Nasional

Lockdown Jakarta, Anies Koordinasi dengan Kepala BNPB

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berkoordinasi dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, termasuk juga dengan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo. Koordinasi ini terkait rencana pengisolasian (lockdown) di Jakarta.

Pasalnya, jika sudah diberlakukan status lockdown, maka seluruh warga Jakarta harus banyak berdiam di dalam rumah. Tindakan itu sama seperti yang dilakukan di Kota Wuhan, Cina, tempat penebaran asal virus corona, maupun kota lainnya di dunia internasional yang terdampak Covid-19.

"Kami memang memandang Jakarta sudah perlu menutup kegiatan-kegiatan, baik kegiatan di dalam maupun kegiatan orang ke Jakarta dan orang luar ke Jakarta. Kami enggak bisa sendiri, tapi juga dengan Kepala BNPB sebagai pimpinan pengendalian corona," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Ahad (15/3).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini menuturkan, Jakarta sudah harus bertindak cepat untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Sebab kapasitas rumah sakit dan jumlah dokter di wilayah Jakarta sangat terbatas.

"Jadi kalau jumlah kasusnya naik terus dan melewati ambang batasnya, maka health care system kita tidak bisa menanggung itu semua. Karena itu jadi tanggung jawab kita semua untuk mengurangi potensi penularan," jelas Anies.

Tak hanya itu, Anies pun menyatakan akan mencabut sementara aturan ganjil genap di ruas jalan ibu kota. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penularan virus corona melalui angkutan umum.

"Mengingat kondisi penularan virus lewat kendaraan umum cukup tinggi, maka kita cabut ganjil genap di Jakarta, sehingga masyarakat bisa meminimalisir penularan dengan memilih kendaraan yang minim kontak dengan orang lain," ujar Anies.

Menurutnya, pencabutan ganjil genap itu mulai berlaku pada Senin (16/3) besok. Dia menyebut, tidak berlaku untuk dua pekan seperti merumahkan kegiatan belajar mengajar di wilayah DKI Jakarta, namun pencabutan ganjil genap ini berlaku situasional.

"Ini tidak diberlakukan dua pekan, tapi dicabut sementara," tukas Anies.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Health Talk BRK Syariah dan KPJ Malaysia: Kenali Gejala Awal dan Penanganan Batu Empedu

KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…

17 jam ago

BKPSDM Rohil Tunjuk Plt untuk Disdikbud, Dinkes, dan Diskominfotiks

BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…

17 jam ago

Tim SAR Temukan Korban Kedua Bencana Galodo Solok, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…

2 hari ago

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

4 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

4 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

5 hari ago