Categories: Nasional

WanaArtha Life Terdampak Jiwasraya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero) meresahkan para pelaku industri asuransi. Instruksi Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memblokir sejumlah rekening efek berdampak serius pada PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha alias WanaArtha Life. Perusahaan itu pun tidak bisa membayar klaim asuransi yang sudah jatuh tempo.

Presiden Direktur WanaArtha Life Yanes Y Matulatuwa menyatakan, perusahaannya menerima informasi tentang pemblokiran rekening efek itu secara tidak resmi pada 21 Januari lalu. "Manajemen lantas mengklarifikasi dan memverifikasi informasi itu kepada pihak-pihak terkait. Termasuk Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," ungkapnya.

Terkait kasus Jiwasraya, Yanes menuturkan bahwa salah seorang anggota direksi telah dimintai keterangan oleh Kejagung. Statusnya adalah saksi.

Dia menegaskan, kondisi keuangan perusahaannya sangat baik dan sehat. Namun, instruksi Kejagung membuat WanaArtha Life tak bisa mencairkan klaim para pemegang polis. "Kami sampaikan kepada OJK bahwa pemegang polis kami sulit mendapatkan hak mereka akibat pemblokiran tersebut,"jelasnya.

Manajemen WanaArtha Life memastikan hak para pemegang polis terjamin. Aman. Perusahaan akan berkoordinasi dengan Kejagung dan OJK. Yanes pun berharap pemblokiran rekening efek perusahaan segera dicabut. "Kami akan memenuhi hak pemegang polis secara bertahap. Dimulai 14 hari kerja setelah pemblokiran rekening efek milik perusahaan dicabut," ucapnya.(ken/c18/hep/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

4 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

4 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

4 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

20 jam ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

1 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

1 hari ago