Categories: Nasional

IDAI: Anak dengan 12 Kondisi Ini Tak Direkomendasikan Divaksin Covid-19

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anak-anak usia 6-11 tahun hari ini, Selasa (14/12), mulai divaksinasi Covid-19 dengan vaksin Sinovac sesuai izin yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebelum divaksinasi, orang tua sebaiknya mengingatkan anak untuk taat protokol kesehatan seperti memakai masker dan jangan berkerumun di tempat vaksinasi. Tak semua anak bisa divaksinasi, ada sejumlah kondisi yang tak disarankan.

Dalam rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), mengingatkan bahwa sebelum dan sesudah vaksinasi semua anak tetap memakai masker dengan benar, menjaga jarak, tidak berkerumun, jangan bepergian bila tidak penting. Dan bahwa pelaksanaan imunisasi mengikuti kebijakan Kementrian Kesehatan dan dapat dimulai setelah mempertimbangkan kesiapan petugas kesehatan, sarana, prasarana dan masyarakat.

IDAI juga menghimbau semua anggotanya untuk melakukan imunisasi kejar dan imunisasi rutin untuk mencegah kejadian luar biasa penyakit infeksi. Semua dokter anak anggota IDAI diharapkan mengikuti panduan pelaporan imunisasi dan pemantauan setelahnya yang sudah dikeluarkan Kementrian Kesehatan.

IDAI juga mengingatkan bahwa vaksinasi ini tidak direkomendasikan bagi anak yang memiliki atau mengalami kontraindikasi. Tentunya anak dengan kondisi berikut harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

1. Defisiensi imun primer

2. Penyakit autoimun tidak terkontrol

3. Penyakit Sindrom Gullian Barre

Penyakit autoimun atau penyakit yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sistem saraf tepi.

4. Mielitis transversa

Peradangan pada sumsum tulang belakang yang merupakan bagian utama dari sistem saraf tubuh

5. Acute demyelinating encephalomyelitis

Merupakan bagian dari penyakit autoimun

6. Anak kanker yang sedang menjalani kemoterapi/radioterapi

7. Anak yang sedang mendapat pengobatan imunosupresan/sitostatika berat

8. Sedang mengalami Demam 37,50 C atau lebih

9. Anak baru sembuh dari Covid-19 kurang dari 3 bulan

10. Pascaimunisasi lain kurang dari 1 bulan

11. Anak atau remaja sedang hamil

12. Memiliki hipertensi dan diabetes melitus, dan atau penyakit-penyakit kronik atau kelainan kongenital yang tidak terkendali.

Rekomendasi IDAI juga memberi catatan bahwa imunisasi untuk anak dengan kanker dalam fase pemeliharaan, penyakit kronis atau autoimun yang terkontrol dapat mengikuti panduan imunisasi umum. Namun harus dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter penanggung jawab pasien sebelumnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

16 menit ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

33 menit ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

41 menit ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

1 jam ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

1 jam ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

1 jam ago