Robby Purba Enggan Bahas Kasus Restoran Pesugihan
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Presenter Robby Purba enggan berkomentar terkait video fitnah berisikan tudingan bahwa restoran milik Ruben Onsu melakukan pesugihan.
Saat dijumpai di sela jumpa pers Miss Indonesia 2019, dia menolak membahas tentang kasus restoran pesugihan.
"Enggak ada bahas pesugihan ya hari ini, fokus ke Miss Indonesia," kata Robby Purba di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (14/11).
Nama Robby Purba diketahui dicatut dalam sebuah video di YouTube yang berisikan tudingan bahwa restoran milik Ruben Onsu melakukan pesugihan. Video tersebut menyertakan percakapan Roy Kiyoshi dan Robby Purba yang sedang membahas perihal restoran yang melakukan pesugihan demi melariskan usaha.
Dalam video, Roy Kiyoshi dan Robby Purba hanya menyebut inisial restoran yang dimaksud yakni R, tanpa menyebutkan nama toko atau pun bisnis. Namun akun YouTube itu malah merekayasa dan mencatut merek usaha bisnis milik Ruben Onsu.
Video tersebut membuat Ruben Onsu dan keluarga merasa telah dicemarkan nama baiknya. Bahkan adik Ruben Onsu, Jordi Onsu telah melaporkan akun YouTube bernama Hikmah Kehidupan yang diduga telah mengupload video itu ke Polda Metro Jaya.
Namun Jordi Onsu menegaskan tidak melaporkan Roy Kiyoshi atau Robby Purba. Sebab keduanya dirasa tidak bersalah dalam penyebaran video tersebut.
Pelaku penyebar fitnah terhadap Ruben Onsu itu telah menyampaikan permohonan maaf. Tapi Ruben Onsu maupun Roy Kiyoshi memastikan bakal melanjutkan laporan. Sementara Robby Purba belum menentukan sikap menyusul terseretnya namanya dalam kasus ini. (mg3/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…