Masyarakat Diminta Gerakkan 3 M Plus
SIAK (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Perawang Kecamatan Tualang diminta untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti atau demam berdarah. Yakni dengan melakukan gerakan menguras, menutup dan mengubur (3M) plus.
Apalagi Perawang salah satu daerah yang endemis demam berdarah denque (DBD) di Kabupaten Siak.
Permintaan diatas disampaikan Kepala Puskesmas Perawang Dr Nedra guna, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu.
"Peran serta masyarakat dalam upaya mencegah dan mengantisipasi demam berdarah sangat penting untuk memberantas sarang nyamuk aedes aegypti," ujar Nedra, Rabu (13/11).
Nedra menjelaskan, nyamuk demam berdarah suka hidup dan berkembang biak di air bersih dan jernih, bukan di tempat kotor. Dengan kondisi udara seperti sekarang ini dapat memicu perkembangan nyamuk. Maka hendaknya masyarakat membiasakan prilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
"Penyemprotan fogging tidak lah ampuh dalam memberantas nyamuk. Pencegahan yang paling penting dengan melakukan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal dan harus rutin dilakukan," pesannya.(adv)
Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…
Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…