Categories: Nasional

Rencana Bazar di Atas Jembatan WFC Tuai Kontroversi

KAMPAR (RIAUPOS.CO) —  Panitia lo­kal Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXVIII Provinsi Riau di Kabupaten Kampar berencana menggelar bazar di atas jembatan Water Front City Bangkinang. Rencana ini langsung menuai kontroversi. Terlepas dari kasus korupsi terkait jembatan itu, juga karena lokasi itu dinilai cukup membahayakan.

Menanggapi pro-kontra itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Yusri mengatakan Pemerintah Kabupaten Kampar akan mengkaji ulang untuk tempat pelaksa­naan bazar MTQ di atas jembatan tersebut. Hal itu mempertim­bangkan juga ber­bagai ma­sukan dari ma­syarakat.

"Persoalan ini akan kami kaji ulang. Keputusan bazar di atas jembatan itu belum final, makanya besok akan kami rapatkan. Kami akan mengkaji baik atau buruknya. Tunggu hasilnya besok pagi (hari ini, red)," jelas Yusri.

Yusri memastikan, hari ini Pemkab Kampar akan menjadwalkan rapat membahas permasalahan pelaksanaan bazar. Rapat ini akan mempertimbangkan lokasi yang sudah direncakan, termasuk rencana pemindahan lokasi bazar. Biasanya, untuk acara besar, bazar diletakkan di Lapangan Merdeka atau di taman Water Front City Bangkinang.

Kontroversi lokasi pelaksanaan ini mencuat ketika Kepala Diskominfo Kabupaten Kampar Arizon memberikan informasi publik di Media Center Pemkab Kampar. Arizon awal pekan ini menyebutkan, bazar MTQ akan diadakan di atas jembatan Water Front City Bangkinang. Sebuah rencana yang belum pernah dilakukan sebelumnya.(end)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Cegah DBD dan Malaria, Rutan Rengat Lakukan Fogging Massal

Rutan Rengat lakukan fogging cegah DBD dan malaria. Pengasapan dilakukan menyeluruh demi menciptakan lingkungan sehat…

20 jam ago

Tambang Emas Ilegal Ditertibkan, 5 Rakit PETI Dibakar di Lokasi

Aparat gabungan Polsek dan Koramil musnahkan 5 rakit PETI di Kuantan Hilir. Penertiban dilakukan untuk…

20 jam ago

Tak Hujan Tapi Banjir, Jalan Pelita Pekanbaru Bikin Warga Resah

Jalan Pelita Pekanbaru tergenang meski tak hujan. Drainase tersumbat diduga jadi penyebab, warga minta solusi…

21 jam ago

Laporkan Sampah Menumpuk, Warga Ini Malah Dapat Reward dari Pemko Pekanbaru

Warga Pekanbaru dapat reward usai laporkan sampah menumpuk. Pemko dorong partisipasi publik wujudkan kota bersih…

21 jam ago

Kejar PAD Rp255 Miliar, Pemkab Kuansing Kerahkan PPPK Jadi Juru Pungut Pajak

Pemkab Kuansing sebar PPPK ke desa untuk genjot PAD Rp255 miliar, sekaligus dorong pajak, ekonomi,…

2 hari ago

Tingkatkan Literasi Siswa, Guru di Siak Wajib Kuasai Bahasa Indonesia dengan Baik

Disdik Siak tingkatkan literasi guru lewat PKBI, dorong penguasaan bahasa Indonesia demi meningkatkan kualitas belajar…

2 hari ago