Peringkat Eko Suharjo Belum Bergerak
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Polling Aspirasi Pembaca Riau Pos untuk Pilkada Dumai berdasarkan penghitungan Rabu (13/11) masih dikuasai Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai Syarudin Husin. Ia kokoh di puncak pertama dengan mendapatkan dukungan menjadi 40,05 persen.
"Syarudin Husin tetap teratas, dukungannya 40,05 persen," jelas Direktur Riau Pos M Hapiz kemarin.
Peringkat kedua polling masih ditempati Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai Guspian. Tokoh muda Kota Dumai ini juga mendapatkan tambahan dukungan menjadi 21,84 persen.
Disusul Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Dumai Paisal yang terus menempel diperingkat ketiga. Dukungan birokrat mendapatkan dukungan 11,65 persen.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Dumai Hendri Sandra diperingkat keempat dengan dukungan 11,17 persen. Disusul Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai Bambang yang mendapatkan dukungan 10,68 persen berada diperingkat kelima.
Sedangkan dua peringkat terbawah adalah Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo dan Camat Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, Hanafi Atan. Eko di peringkat keenam meskipun mendapatkan tambahan dukungan menjadi 3,16 persen.
Camat Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, Hanafi Atan mendapatkan dukungan 1,46 persen. Namun karena minimnya dukungan, birokrat kelahiran Pelitung ini masih berada diperingkat paling terbawah.
"Update Polling Aspirasi Pembaca Riau Pos untuk Pilkada Kota Dumai setiap Senin dan Kamis," jelasnya.(mar)
Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…
Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…
Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…
JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…
Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…
BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.