JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemilik pisau dapur yang diduga kuat digunakan untuk menusuk karyawan Metro TV Yodi Prabowo masih menjadi misteri. Pelacakan dengan anjing pelacak belum berhasil menemukan pemilik senjata tajam tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Santoso mengatakan, saat ini petugas tengah mencari sidik jari dari pisau tersebut. Sidik jari juga ditelusuri dari barang bukti lainnya.
“Jadi sekarang untuk sidik jari, jika memang ada dalam pisau, mungkin motor atau pun helm dan lain-lainnya masih dalam proses, masih dalam proses laboratorium forensik,” kata Irwan kepada wartawan, Selasa (14/7).
Selain itu, penyidik juga tengah mendalami isi ponsel Yodi. Langkah ini dilakukan untuk mencari aktivitas terakhir yang dilakukan korban sebelum tewas.
“Jadi handphone korban sedang kita analisis secara forensik tentunya. Mudah-mudahan ada jejak yang penting sehingga kemudian kita bisa mengarah kepada misalkan pihak-pihak tertentu yang terlibat,” ujar Irwan.
“Kami belum menunjuk pelaku. Tapi kami berangkat dari dugaan motif. Ada beberapa motif yang sedang kita kumpulkan dan itu masih proses,” imbuhnya.
Sebelumnya, jasad seorang pria ditemukan di pinggir Tol JORR Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Jenazah mulai membusuk dan dalam kondisi bersimbah darah.
Saat ditemukan korban mengenakan jaket hijau tua dengan celana hitam, dan memakai sepatu. Korban juga terlihat masih memakai helm di kepalanya. Setelah didalami, korban diketahui bernama Yodi Prabowo, 26, warga Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan. Dia adalah karyawan Metro TV.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…
Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…
Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…
Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…
Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…
Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…