vaksin-bcg-belum-terbukti-mampu-melawan-corona
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tidak ada bukti bahwa vaksin Bacille Calmette-Guerin (BCG), yang utamanya digunakan untuk melawan penyakit tuberkulosis (TBC), dapat melindungi dari infeksi corona (Covid-19). Hal itu ditegaskan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (13/4).
Tanpa adanya bukti tersebut, WHO tidak merekomendasikan vaksinasi BCG sebagai langkah pencegahan Covid-19, demikian menurut laporan situasi harian dari badan kesehatan internasional itu.
"Tidak ada bukti eksperimental, baik dari penelitian terhadap hewan maupun manusia, bahwa vaksin BCG memiliki efek nonspesifik pada sistem kekebalan. Efek ini belum diketahui sifatnya dan relevansi klinisnya juga masih belum diketahui," tulis laporan itu seperti dikutip Antara dari Xinhua.
Dua uji klinis yang dapat menjawab pertanyaan tersebut sedang dilakukan, dan WHO akan mengevaluasi buktinya ketika tersedia, jelas WHO lebih lanjut. Vaksinasi BCG sendiri mencegah bentuk-bentuk TBC parah pada anak-anak dan pengalihan pasokan lokal BCG dapat mengakibatkan peningkatan penyakit dan kematian akibat TBC, demikian WHO memperingatkan.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Kecelakaan di Tol Permai libatkan minibus dan truk mogok, satu tewas dan tiga luka berat.…
Puluhan guru bantu di Kampar belum menerima honor selama 4 bulan. DPRD dorong solusi cepat…
Pemko Pekanbaru beri penghargaan kepada warga Binawidya yang melaporkan lokasi sampah ilegal, dorong partisipasi publik…
RS Pratama Penyagun di Meranti belum beroperasi meski sudah dibangun Rp42 miliar. Kendala izin dan…
Hujan deras picu banjir di Pekanbaru, enam warga dievakuasi di Rumbai Timur, sementara genangan di…
PSPS Pekanbaru menang 4-2 atas Persekat Tegal. Gamaroni tampil gemilang dengan hattrick dalam laga Pegadaian…