Categories: Nasional

Guna Narkoba Lagi, Tio Pakusadewo Ditangkap Polisi Mengunakan APD

JAKARTA(RIAUPOS.CO) Beredar video penggeledahan rumah artis Tio Pakusadewo saat ditangkap terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Namun, pada penggeledahan ini tampak ada yang berbeda dibandingkan penggeledahan kasus narkoba pada umumnya.

Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya tampak menggunakan alat pelindung diri (APD). Mereka tampak berpakaian mirip baju hazmat. Lengkap dengam masker, sarung tangan dan penutup kepala. Mirip tampilan petugas medis pasien Covid-19.

Terkait itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, langkah ini merupakan inovasi dari anggota dalam menjalankan tugas di tengah pandemi Covid-19. Dengan begitu, meskipun mereka tetap beraktivitas di luar rumah, tapi tetap aman dari penularan virus. “Itu inovasi untuk pencegahan dengan situasi sekarang ini,” kata Yusri saat dikonfirmasi, Selasa (14/4).

Yusri memastikan tidak ada maksud lain penggunaan APD ini selain untuk menjaga diri. Tak hanya itu, APD yang digunakan pun tidak sama dengan yang dikenakan oleh tenaga medis. “Itu bukan APD kok hanya jas hujan biasa,” tegasnya.

Dalam video penggeledahan itu, tampak polisi menemukan alat hisap sabu lengkap atau bong. Namun, belum diketahui apakah ada sabu yang diamankan dari rumah Tio. Keterangan resmi rencananya akan disampaikan polisi siang ini.

Diketahui, Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali menangkap kalangan publik figur atas dugaan penyalahgunaan narkoba. Kali ini aktor senior Tio Pakusadewo yang harus kembali berurusan dengan aparat penegak hukum. “Iya (Tio ditangkap),” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Herry Heriawan saat dikonfirmasi, Selasa (14/4).

Ini merupakan kali kedua pemain film Buffalo Boys itu ditangkap. Pasalnya pada Desember 2017 dia sudah pernah ditangkap dalam kasus narkoba. Saat itu dari tangan Tio disita 3 klip sabu seberat 1,06 gram. Kemudian ditemukan perlengkapan alat hisap sabu seperti bong, cangklong, korek api, dan satu unit ponsel.

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

9 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

9 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

10 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

10 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago